kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.497   -33,00   -0,19%
  • IDX 6.713   -146,20   -2,13%
  • KOMPAS100 893   -22,92   -2,50%
  • LQ45 657   -12,48   -1,86%
  • ISSI 242   -5,57   -2,25%
  • IDX30 371   -6,01   -1,59%
  • IDXHIDIV20 455   -6,43   -1,39%
  • IDX80 102   -2,19   -2,11%
  • IDXV30 130   -2,09   -1,59%
  • IDXQ30 119   -1,46   -1,21%

NMI luncurkan New Nissan March


Selasa, 03 Desember 2013 / 13:18 WIB
ILUSTRASI. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampak buruk dari polusi udara di rumah.


Reporter: Emma Ratna Fury | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Di penghujung 2013 ini, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) meluncurkan model terbaru dari Nissan March. Sejumlah fitur baru hingga kapasitas mesin baru ditawarkan oleh New Nissan March ini.

"Ini merupakan desain terbaru dari Nissan March," kata Yoshiya Horigome VP Nasional Sales and Marketing Nissan Motor Indonesia pada peluncuran New Nissan March di Djakarta Theater, Jakarta, Selasa (3/12).

Yoshiya menuturkan peluncuran model baru ini dikarenakan minat konsumen terhadap mobil kecil untuk perkotaan terus membesar. Buktinya, mobil low cost green car (LCGC) yang memiliki ukuran yang hampir sama dengan March banyak diminati.

Pada peluncuran model baru ini, Nissan mengeluarkan dua varian mesin, yakni 1,2 liter dan 1,5 liter. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 149.800.000 - Rp 169.900.000 untuk tipe mesin sebesar 1,2 liter. Sedangkan untuk tipe mesin 1,5 liter harga yang ditawarkan mulai dari Rp 181.000.000 - Rp 191.000.000.

New Nissan March ditargetkan terjual sebanyak 1.000 unit per bulan. Dimana porsi penjualan terbesar akan berasal dari March bertipe mesin terkecil yakni 1,2 liter. New Nissan March ini didatangkan secara completely built unit (CBU) dari Thailand. "Ini strategi bisnis untuk saling melengkapi dengan pasar Thailand," tutur Yoshiya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×