kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Nusa Raya Cipta masih berharap dari proyek tol


Jumat, 15 Januari 2016 / 23:01 WIB
Nusa Raya Cipta masih berharap dari proyek tol


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Rampungnya pengerjaan ruas tol Cikopo–Paliman tak membuat PT Nusa Raya Cipta berhenti berekspansi. Anak perusahaan PT Surya Cipta Tbk ini rupanya sudah mulai mengincar beberapa pekerjaan jalan bebas hambatan baru. Bahkan tak hanya berniat mengantongi konsesi, perseroan pun bersiap untuk menangani pekerjaan konstruksinya.

“Untuk proyek tol ada 2-3 proyek tol di Jakarta, Jateng dan Jatim,” ujar Johanes Suriadjaya, Komisaris Utama PT Nusa Raya Cipta Tbk kepada KONTAN, belum lama ini.

Salah satu ruas tol yang dimaksud adalah ruas tol Pandaan-Malang yang kini sudah masuk dalam proses lelang. Kata Johanes, untuk proyek tersebut Nusa Raya Cipta sudah berhasil masuk tahap pra kualifikasi. Dalam proyek ini perseroan harus bersaing dengan beberapa perusahaan tol seperti PT Jasa Marga Tbk yang berkongsi dengan PT Pembangunan Perumahan Tbk dan PT Saran Multi Infrastruktur, konsorisum PT Citra Marga Nusaphala Persada dan PT Wijaya Karya Tbk dan PT Waskita Karya Toll Road.

Meski kali ini memilih untuk melaju sendiri, tetapi ia optimis mampu mengelola ruas tol sepanjang 37,62 km itu. Jika tidak ada aral melintang, menurutnya kemungkinan proses lelang akan dilangsungkan pada bulan Januari nanti.

Sedangkan terkait pekerjaan konstruksi, Johanes mengaku tengah membidik ruas tol di kawasan Jabodetabek. Namun ia masih belum bisa membeberkan ruas mana yang diincarnya itu. Johanes hanya mengatakan di tahun 2016 harapannya 20% dari kontraknya bisa berasal dari sektor tol.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×