kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Optik Seis sudah memiliki 140 gerai hingga saat ini


Kamis, 11 Oktober 2018 / 18:12 WIB
Optik Seis sudah memiliki 140 gerai hingga saat ini
ILUSTRASI. Optik Seis-J&J Luncurkan 1-Day Acuvue Define Radiant Chic


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Optik Seis Jaya menyampaikan bahwa penetrasi gerainya saat ini terus berlanjut. Tidak hanya ekspansi gerai fisik, perusahaan juga sudah mengembangkan e-commerce melalui Optikseis.com.

Rudhy Buntaram, Direktur Optik Seis menyampaikan bahwa jumlah gerai miliknya terus mengalami pertumbuhan. Perusahaan juga memberikan pelayanan terbaik dengan tenaga ahli profesional di bidang optometri, optician dan refraksionis. "Total gerai kami saat ini ada 140-an gerai, tetapi itu belum seluruhnya kami akan tambah lagi," ujarnya kepada Kontan.co.id, Kamis (11/10).

Sayang dirinya tidak membeberkan berapa gerai lagi yang akan ditambah sampai dengan akhir tahun nanti. Yang jelas, selain ekspansi gerai offline dan online, perusahaan juga menggaet fashion brand dan memperluas range produk penjualannya.

Asal tahu saja, saat ini perushaaan tidak hanya menjual optikal, kacamata saja tetapi juga menjual softlens hingga aksesoris. Dirinya menyampaikan demand terhadap produk tersebut menyesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

"Demand tergantung preferensi pelanggan, ada yang sukanya softlens mereka beli softlens. Ada yang suka beli softlens dan kacamata, jadi kadang pakai kacamata atau softlense tergantung pelanggannya maunya apa," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×