kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Pakai Solar Subsidi, Angkutan Logistik Tidak Terdampak Lonjakan Harga Solar Industri


Sabtu, 18 April 2026 / 10:47 WIB
Pakai Solar Subsidi, Angkutan Logistik Tidak Terdampak Lonjakan Harga Solar Industri
ILUSTRASI. Angkutan Barang (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga solar industri naik. Pada periode 15-30 April 2026, harga solar industri mencapai Rp 30.550 per liter. Harga tersebut naik Rp 2.400 dibandingkan periode sebelumnya yang sebersa Rp 28.150 per liternya.

Toh begitu, lonjakan harga solar industri itu, sebut Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), tidak berdampak untuk kendaraan logistik. Sebab, truk logistik masih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

"Transportasi logistik belum berdampak karena menggunakan solar subsidi," ujar Ketua Umum DPP Aptrindo Gemilang Tarigan, Sabtu (18/4/2026).

Baca Juga: Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Tajam di Bulan Maret, Tembus US$ 102,26 Per Barel

Gemilang bilang, jika ada truk logistik yang menggunakan BBM nonsubsidi, mereka juga akan menaikkan tarif ongkosnya.

Aptrindo menyarankan jika nanti harga BBM terus naik, sebaiknya ke depannya menggunakan truk listrik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×