kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Pakai Solar Subsidi, Angkutan Logistik Tidak Terdampak Lonjakan Harga Solar Industri


Sabtu, 18 April 2026 / 10:47 WIB
Pakai Solar Subsidi, Angkutan Logistik Tidak Terdampak Lonjakan Harga Solar Industri
ILUSTRASI. Angkutan Barang (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga solar industri naik. Pada periode 15-30 April 2026, harga solar industri mencapai Rp 30.550 per liter. Harga tersebut naik Rp 2.400 dibandingkan periode sebelumnya yang sebersa Rp 28.150 per liternya.

Toh begitu, lonjakan harga solar industri itu, sebut Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), tidak berdampak untuk kendaraan logistik. Sebab, truk logistik masih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

"Transportasi logistik belum berdampak karena menggunakan solar subsidi," ujar Ketua Umum DPP Aptrindo Gemilang Tarigan, Sabtu (18/4/2026).

Baca Juga: Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Tajam di Bulan Maret, Tembus US$ 102,26 Per Barel

Gemilang bilang, jika ada truk logistik yang menggunakan BBM nonsubsidi, mereka juga akan menaikkan tarif ongkosnya.

Aptrindo menyarankan jika nanti harga BBM terus naik, sebaiknya ke depannya menggunakan truk listrik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU

[X]
×