kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

Pakai Solar Subsidi, Angkutan Logistik Tidak Terdampak Lonjakan Harga Solar Industri


Sabtu, 18 April 2026 / 10:47 WIB
Pakai Solar Subsidi, Angkutan Logistik Tidak Terdampak Lonjakan Harga Solar Industri
ILUSTRASI. Angkutan Barang (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga solar industri naik. Pada periode 15-30 April 2026, harga solar industri mencapai Rp 30.550 per liter. Harga tersebut naik Rp 2.400 dibandingkan periode sebelumnya yang sebersa Rp 28.150 per liternya.

Toh begitu, lonjakan harga solar industri itu, sebut Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), tidak berdampak untuk kendaraan logistik. Sebab, truk logistik masih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

"Transportasi logistik belum berdampak karena menggunakan solar subsidi," ujar Ketua Umum DPP Aptrindo Gemilang Tarigan, Sabtu (18/4/2026).

Baca Juga: Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Tajam di Bulan Maret, Tembus US$ 102,26 Per Barel

Gemilang bilang, jika ada truk logistik yang menggunakan BBM nonsubsidi, mereka juga akan menaikkan tarif ongkosnya.

Aptrindo menyarankan jika nanti harga BBM terus naik, sebaiknya ke depannya menggunakan truk listrik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×