kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Pakai Solar Subsidi, Angkutan Logistik Tidak Terdampak Lonjakan Harga Solar Industri


Sabtu, 18 April 2026 / 10:47 WIB
Pakai Solar Subsidi, Angkutan Logistik Tidak Terdampak Lonjakan Harga Solar Industri
ILUSTRASI. Angkutan Barang (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga solar industri naik. Pada periode 15-30 April 2026, harga solar industri mencapai Rp 30.550 per liter. Harga tersebut naik Rp 2.400 dibandingkan periode sebelumnya yang sebersa Rp 28.150 per liternya.

Toh begitu, lonjakan harga solar industri itu, sebut Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), tidak berdampak untuk kendaraan logistik. Sebab, truk logistik masih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

"Transportasi logistik belum berdampak karena menggunakan solar subsidi," ujar Ketua Umum DPP Aptrindo Gemilang Tarigan, Sabtu (18/4/2026).

Baca Juga: Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Tajam di Bulan Maret, Tembus US$ 102,26 Per Barel

Gemilang bilang, jika ada truk logistik yang menggunakan BBM nonsubsidi, mereka juga akan menaikkan tarif ongkosnya.

Aptrindo menyarankan jika nanti harga BBM terus naik, sebaiknya ke depannya menggunakan truk listrik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×