kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Pakai Solar Subsidi, Angkutan Logistik Tidak Terdampak Lonjakan Harga Solar Industri


Sabtu, 18 April 2026 / 10:47 WIB
Pakai Solar Subsidi, Angkutan Logistik Tidak Terdampak Lonjakan Harga Solar Industri
ILUSTRASI. Angkutan Barang (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga solar industri naik. Pada periode 15-30 April 2026, harga solar industri mencapai Rp 30.550 per liter. Harga tersebut naik Rp 2.400 dibandingkan periode sebelumnya yang sebersa Rp 28.150 per liternya.

Toh begitu, lonjakan harga solar industri itu, sebut Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), tidak berdampak untuk kendaraan logistik. Sebab, truk logistik masih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

"Transportasi logistik belum berdampak karena menggunakan solar subsidi," ujar Ketua Umum DPP Aptrindo Gemilang Tarigan, Sabtu (18/4/2026).

Baca Juga: Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Tajam di Bulan Maret, Tembus US$ 102,26 Per Barel

Gemilang bilang, jika ada truk logistik yang menggunakan BBM nonsubsidi, mereka juga akan menaikkan tarif ongkosnya.

Aptrindo menyarankan jika nanti harga BBM terus naik, sebaiknya ke depannya menggunakan truk listrik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×