kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Paket kebijakan ekonomi dinilai hanya rutinitas


Selasa, 15 September 2015 / 22:54 WIB


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menilai paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah pekan lalu hanya sebatas rutinitas dan kewajiban semata. Pengusaha memerlukan insentif yang bersifat instan dan bisa langsung segera dirasakan.

Achmad Widjaja, Ketua Koordinator Gas Industri Kadin mengatakan bahwa paket kebijakan ekonomi pemerintah kurang menggigit. "Belum menyentuh. Bagi kami pengusaha itu seperti rutinitas saja," ujar Achmad ditemui wartawan usai menemui Menteri Perindustrian, Saleh Husin, di Gedung Kementerian Perindustrian, Selasa (15/9).

Ia mengatakan langkah-langkah deregulasi dan debirokratisasi itu merupakan kewajiban pemerintah. "Deregulasi dan debirokratisasi itu hanya rutinitas dan memang kewajiban mereka untuk membenahinya dan butuh waktu lama. Itu bukan insentif," katanya.

Ia mengatakan pengusaha membutuhkan insentif yang instan dan langsung dirasakan. Ia mencontohkan pemerintah bisa mengerek turun harga gas, sehingga memberikan keringanan bagi pelaku industri.

"Kami ingin yang langsung terasa, instan. Gampangnya harga gas dituruninlah, itu kena semua, industri akan langsung meledak, melesat," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×