kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Pamor motor bebek mulai meredup


Senin, 10 November 2014 / 16:47 WIB
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi melalui layanan digital di Jakarta, Kamis (25/5/2023).  (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Francisca Bertha Vistika | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Penjualan motor bebek kian tergerus. Sepanjang Januari hingga Oktober 2014 penjualannya hanya mencapai 1.324.509 unit atau turun 12,07% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu yakni 1.506.441 unit. 

Bukan hanya jumlahnya saja yang melorot, pangsa pasar motor ini juga mengalami penurunan. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), pangsa pasar motor bebek hingga Oktober 2014 ini hanya 19,59%. Padahal, di 2013 lalu selama sepuluh bulan pertama pangsa pasarnya bisa mencapai 23,07%. 

PT Astra Honda Motor (AHM) misalnya, mencatatkan penjualan hanya 705.537 unit selama sepuluh bulan pertama tahun ini. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, penjualan motor bebeknya turun 5,14%. Sebagai catatan, penjualan motor bebek (AHM) di tahun lalu bisa mencapai 705.537 unit. 

"Secara pasar memang motor bebek ada penurunan. Sekarang ini orang banyak beralih ke motor sport dan skutik. Diperkirakan sampai akhir tahun pangsa pasar motor bebek masih sama seperti sekarang, tetapi 3-5 tahun ke depan bisa turun menjadi 12-15%," kata Thomas Wijaya, General Manager Sales Division AHM pada KONTAN, Senin (10/11).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×