kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Pan Brothers (PBRX) bidik produksi 100 juta masker dan 10 juta hazmat


Senin, 06 April 2020 / 16:54 WIB
ILUSTRASI. Buruh konveksi PT Pan Brothers Tbk (PBRX) di Tangerang.


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Emiten garmen PT Pan Brothers Tbk (PBRX) rencanakan tambah target produksi masker kain dan hazmat atau Alat Pelindung Diri (APD) untuk dua bulan ke depan demi memenuhi kebutuhan menanggulangi Corona.

Tambahan informasi, produk masker yang diproduksi PBRX ada tiga macam yaitu masker kain biasa, masker dengan lapisan anti virus dan anti microba, terakhir masker yang dilengkapi anti virus, anti mikroba, dan lapisan air. 

Adapun untuk hazmat bisa dicuci dan dilengkapi dengan lapisan tahan air.

Baca Juga: Kementerian Perindustrian terus pantau aktivitas industri hadapi pandemi virus corona

Vice Chief Executive Officer Pan Brothers, Anne Patricia Sutanto sebelumnya menargetkan Pan Brothers bakal produksi 20 juta washable masker dan 100.000 hazmat.

Tak disangka target produksi tersebut sudah dipesan semua. Alhasil PBRX jadi harus meningkatkan produksi masker dan hazmatnya.

"Sekarang PBRX mengarah produksi 100 juta washable maskers and 1 juta washable hazmat dan 10 juta disposable hazmat untuk dua bulan ini," jelasnya kepada Kontan.co.id, Senin (6/4).

Anne mengungkapkan Pan Brothers memang tidak menyiapkan mesin khusus untuk produksi masker maupun hazmat, tetapi karena pabrik masih harus memenuhi penjualan ekspor, alhasil mesin yang diperuntukkan untuk produksi ke klien harus agak dibatasi dengan shift dan otomisasi.

Baca Juga: Simak kata analis soal lima emitan yang peringkatnya dipangkas oleh Moody's




TERBARU

[X]
×