kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.624.000   -40.000   -1,50%
  • USD/IDR 17.783   18,00   0,10%
  • IDX 6.596   -4,17   -0,06%
  • KOMPAS100 859   -4,53   -0,52%
  • LQ45 652   -2,54   -0,39%
  • ISSI 229   -0,27   -0,12%
  • IDX30 365   -1,19   -0,33%
  • IDXHIDIV20 451   -1,09   -0,24%
  • IDX80 98   -0,50   -0,51%
  • IDXV30 124   -1,26   -1,01%
  • IDXQ30 117   -0,24   -0,20%

Pangsa Pasar Meningkat, Domain .id Ditargetkan Mencapai 2,8 Juta pada Tahun 2031


Rabu, 02 September 2026 / 15:58 WIB
Pangsa Pasar Meningkat, Domain .id Ditargetkan Mencapai 2,8 Juta pada Tahun 2031
ILUSTRASI. Domain .id (DOK/Kominfo)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selain memanfaatkan media sosial dan platform digital, penggunaan situs dengan nama domain sendiri menjadi salah satu cara membangun identitas dan kredibilitas di ruang digital.

Kondisi tersebut turut membuka ruang pertumbuhan bagi penggunaan domain lokal. Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) mencatat, jumlah domain .id telah mencapai 1.523.504 domain per 31 Juli 2026.

Sementara pangsa pasar .id di Indonesia meningkat dari 36% menjadi 58% dalam lima tahun terakhir. Ketua PANDI, Isnawan Aslam mengatakan, jumlah domain .id berpeluang mencapai sekitar 2,8 juta dalam lima tahun ke depan atau pada tahun 2031.

"Ini sangat memungkinkan karena ekosistemnya sangat mendukung. Terutama makin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap brand .id," ujar Isnawan, Selasa (1/9).

Menurut Isnawan, salah satu keunggulan domain .id terletak pada aspek kepastian hukum. Sengketa merek maupun penggunaan domain .id dapat diselesaikan berdasarkan regulasi yang berlaku di Indonesia.

Baca Juga: Geopolitik Panas, Anggaran Subsidi & Kompensasi Energi Bisa Membengkak Jadi Rp 700 T

Sementara terkait harga yang dinilai lebih tinggi pada sejumlah ekstensi seperti .co.id, Isnawan mengatakan, kebijakan tersebut terkait upaya menjaga kredibilitas. Sebab, pendaftaran .co.id mensyaratkan dokumen legal perusahaan.

"Ini masalah branding dan positioning. Ke depan, soal harga akan terkait perkembangan pasar dan ekonomi, yang tentunya akan kami respons secara proaktif dan dinamis," katanya.

PANDI juga memperkuat infrastruktur dan keamanan untuk menopang pertumbuhan tersebut. Saat ini terdapat 378 DNS Server Anycast yang tersebar hingga 136 negara. Sementara jumlah registrar terakreditasi meningkat dari 12 menjadi 24 registrar.

Dari sisi keamanan, sepanjang Januari-Juni 2026 IDADX mencatat 32.359 kasus penyalahgunaan domain. Kasus tersebut didominasi judi online sebanyak 24.550 kasus. Menyusul phishing 6.495 kasus dan malware ada961 kasus.

PANDI turut mengembangkan BIMA v2.0 berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan kemampuan mendeteksi penyalahgunaan domain .id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×