kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.985   -35,00   -0,19%
  • IDX 5.986   70,43   1,19%
  • KOMPAS100 782   11,35   1,47%
  • LQ45 595   10,44   1,79%
  • ISSI 206   0,99   0,48%
  • IDX30 337   5,69   1,72%
  • IDXHIDIV20 416   7,36   1,80%
  • IDX80 89   1,44   1,65%
  • IDXV30 113   2,29   2,08%
  • IDXQ30 108   1,76   1,65%

Pasar Indonesia kian menarik, produsen kendaraan China ramai-ramai merangsek masuk


Rabu, 11 Agustus 2021 / 19:15 WIB
ILUSTRASI. Pasar otomotif Indonesia


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Anna Suci Perwitasari

Di Indonesia, selain Chery dan Hongyan, ada sejumlah pemain otomotif asal China, yakni DFSK, Wuling, FAW dan Morris Garage. Namun dari saat ini yang sudah eksis menjajal pasar Indonesia adalah Wuling dan DFSK. 

Berdasarkan data dari Gaikindo, market share ritel Wuling terus meningkat dari tahun ke tahun. Di 2017 market share Wuling baru 0,3% dengan mencatatkan penjualan 3.268 unit. Kemudian meningkat menjadi 1,3% di 2018 karena penjualannya melonjak hingga menjadi 15.162 unit.  

Di 2019, pangsa pasar Wuling semakin tumbuh menjadi 2,0% dengan menorehkan penjualan sebanyak 21.112 unit. Namun, pada 2020, adanya pandemi Covid-19, membuat pangsa pasar ritel Wuling turun menjadi 1,2%. 

Baca Juga: Kinerja kuartal II 2021 kuat, berikut rekomendasi saham Astra International (ASII)

Begitu juga dengan histori pangsa pasar ritel DFSK yang tumbuh positif. Di 2017 market share DFSK masih 0% karena baru berhasil menjual mobil sebanyak 51 unit. 

Namun di 2018, penjualan ritelnya melonjak hingga mencatatkan penjualan sebanyak 839 unit dan membuat pangsa pasarnya menjadi 0,1%. Berlanjut di 2019, penjualan ritelnya meroket hingga menjadi 3.260 unit membuat pangsa pasarnya jadi 0,3%. 

Selanjutnya: Ini sentimen yang bakal jadi penggerak IHSG pada perdagangan Kamis (12/8)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×