kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Paska penurunan harga, load factor Garuda Indonesia naik 27%


Senin, 18 Februari 2019 / 19:08 WIB


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Maskapai Garuda Indonesia dan Citilink mencatat kenaikan tingkat keterisian kursi atau load factor paska menurunkan harga tiket sebesar 20%. Sebelumnya, Grup Garuda Indonesia menurunkan harga tiket 20% setelah mendapat tekanan dari masyarakat yang menilai harga tiket pesawat terlampau mahal.

Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Ashkara menjelaskan setelah penurunan harga tiket, Garuda Indonesia mencatat kenaikan tingkat keterisian kursi sebesar 27%. "Untuk Citilink naik 5%," katanya kepada Kontan.co.id pada Senin (18/2).

Adapun secara rata-rata sejak awal tahun ini, Ari belum mengungkapkan seberapa besar tingkat keterisian kursi di Grup Garuda Indonesia. "Tapi tahun lalu seat load factor di 74%," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×