kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.132   18,00   0,11%
  • IDX 7.516   57,04   0,76%
  • KOMPAS100 1.040   10,86   1,05%
  • LQ45 748   1,20   0,16%
  • ISSI 272   3,22   1,20%
  • IDX30 401   0,32   0,08%
  • IDXHIDIV20 487   -3,37   -0,69%
  • IDX80 116   0,78   0,68%
  • IDXV30 135   -0,04   -0,03%
  • IDXQ30 129   -0,91   -0,70%

Pelaku e-commerce kecipratan berkah jelang lebaran


Kamis, 16 Juni 2016 / 22:08 WIB


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Yudho Winarto

Dia menambahkan, kebijakan terhadap e-commerce seharusnya juga dilindungi, setara dengan perlindungan pemerintah terhadap konsumen. “Perlu buat roadmap yang pro teknopreneur, sektor lain sudah punya seperti itu,” katanya.

Meskipun demikian pada dasarnya pemerintah memiliki empat program yang dirancang untuk menunjang hal tersebut.

Direktur e-business, Kemenkominfo Azhar Hasyim menjelaskan keempat program tersebut di antaranya, program desa broadband terpadu, pengembangan Palapa Ring, mentransformasi 3G menjadi 4G LTE, dan penataan spektrum, reforming, serta Digital Dividend.

"Ini untuk mendorong UKM masuk online, sebab kalau tidak bisa mengimbangi bisa mati sendiri," ujar Azhar Hasyim dalam paparan talkshow Bring Up, Embarsing e-Commerce Booming.

Namun keempat program tersebut dinilai masih belum memberikan kontribusi yang cukup berarti bagi perkembangan e-commerce. ”Soalnya baru dilaksanakan tahun ini,” ujar Daniel Tumiwa.

Dia menilai pemerintah belum memberikan upaya yang cukup berarti terhadap pertumbuhan e-commerce. Pelaku e-commerce dituntut untuk berkerja ekstra dalam mengembangkan bisnis mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×