kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.890.000   -66.000   -2,23%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pelni tambah jadwal pelayaran rute Batam-Belawan


Jumat, 26 Juni 2015 / 13:58 WIB
Pelni tambah jadwal pelayaran rute Batam-Belawan


Sumber: Antara | Editor: Uji Agung Santosa

BATAM. PT Pelayaran Indonesia (Pelni) akan menambah frekuensi pelayaran KM Kelud rute Batam-Belawan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penambahan penumpang saat musim mudik Lebaran 2015.

"Jika dalam sepekan KM Kelud ke Belawan hanya satu kali pelayaran, maka sekarang mulai H-10 Lebaran akan ada empat pelayaran khusus Batam-Belawan," kata Kepala Pelni Cabang Batam Abdullah di Batam, Jumat.

KM Kelud akan berlayar pada Selasa 7 Juli 2015 (H-10), kemudian Kamis (9/7) atau H-8, Selasa (14/7) atau H-3 dan Kamis (16/7) atau H-1.

Untuk pelayaran KM Kelud 9 Juli, kapal berlayar seperti biasa melalui Tanjungbalai Karimun dengan tujuan akhir Tanjungpriuk Jakarta. Namun, untuk tiga pelayaran berikutnya tanggal 9 Juli, 14 Juli dan 16 Juli, pelayaran langsung Batam-Belawan. "Pelayaran tambahan hanya sampai Batam kemudian langsung balik ke Medan, tidak ke Jakarta dulu," kata dia.

Ia mengatakan dengan tambahan pelayaran itu, maka diharapkan masyarakat dapat mengatur jadwal pelayaran lebih leluasa. "Kalau tanggal 7 tidak bisa berangkat atau tiket sudah habis, bisa cari tanggal lain. Jadi tidak menumpuk di satu tanggal saja," kata dia.

Sampai saat ini Pelni masih menjual tiket melalui daring, jasa travel dan langsung ke kantor Pelni di Sekupang. Menurut Abdullah, masih ada tiket yang belum terjual. Ia mengatakan penjualan tiket langsung oleh Kantor PT Pelni di Jakarta, sehingga daerah tidak bisa menambah ekstra tiket tambahan.

"Jika dulu kami masih bisa menjual tiket tambahan, sekarang sudah tidak bisa lagi. Pusat yang menentukan berapa tiket yang dijual, juga berapa ekstra yang dijual," kata dia.

Biasanya, PT Pelni mengizinkan penumpang ekstra 30% dari kapasitas normal, maka mulai musim mudik Lebaran tahun ini, Pelni di cabang tidak lagi dapat menetapkannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×