kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.534   152,00   0,93%
  • IDX 7.851   -100,86   -1,27%
  • KOMPAS100 1.093   -13,32   -1,20%
  • LQ45 801   -10,82   -1,33%
  • ISSI 265   -2,80   -1,04%
  • IDX30 415   -6,14   -1,46%
  • IDXHIDIV20 482   -6,23   -1,28%
  • IDX80 121   -1,75   -1,43%
  • IDXV30 130   -1,94   -1,46%
  • IDXQ30 134   -2,00   -1,47%

Pembangunan bandara Sukabumi dimulai 2019


Kamis, 31 Agustus 2017 / 13:27 WIB
Pembangunan bandara Sukabumi dimulai 2019


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Kementerian Perhubungan menargetkan pembangunan bandar udara (bandara) Sukabumi akan dimulai pada tahun 2019. Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada kunjungan kerja ke Sukabumi.

"Kita sudah sepakat (dengan pemkot dan pemkab Sukabumi) akan merencananakan pembangunan bandara di Sukabumi. Namun, tempatnya akan kita kaji lagi. Semula tempatnya jauh dari kota Sukabumi," jelas Budi dalam keterangan resmi, Kamis (31/8).

Budi menambahkan, bahwa Kementerian Perhubungan memiliki pilihan untuk menentukan lokasi bandara Sukabumi lebih dekat ke kota. "Bagaimana pun itu penduduk Kabupaten Sukabumi dan Kota Sukabumi ini kurang lebih hampir 3 juta orang. Salah satu kelayakan pembangunan bandara itu adalah dekat dengan masyarakat. Hal lain yang dipertimbangkan adalah kecepatan angin dan kondisi lingkungan sekitarnya," jelas Budi.

Kementerian Perhubungan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat supaya pembebasan tanahnya diselesaikan.

"Pemerintah Pusat akan menyediakan dana-dana kontribusi. Target paling tidak tahun 2018 akan menyelesaikan pembebasan tanah dan diharapkan tahun 2019 akan mulai dibangun dan paling lambat awal tahun 2020 bisa beroperasi," terang Menhub.

Menhub berharap, pembangunan bandara Sukabumi dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat, khususnya yang ada di Kabupaten dan Kota Sukabumi serta masyarakat sekitarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×