kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.757   18,00   0,10%
  • IDX 6.206   44,30   0,72%
  • KOMPAS100 820   7,74   0,95%
  • LQ45 631   10,77   1,74%
  • ISSI 218   -0,22   -0,10%
  • IDX30 360   5,73   1,62%
  • IDXHIDIV20 447   9,71   2,22%
  • IDX80 95   0,97   1,04%
  • IDXV30 123   1,72   1,42%
  • IDXQ30 117   2,17   1,90%

Pembangunan pabrik Krakatau-Posco akan berjalan pada Juli 2011


Selasa, 24 Mei 2011 / 18:32 WIB
ILUSTRASI. lelang rumah Rp 700 juta di Jakarta


Reporter: Evilin Falanta | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Pembangunan pabrik baja baru di Cilegon, Banten oleh Pohang Steel and Iron Coorporation (Posco) yang bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Krakatau Steel direncanakan akan mulai berjalan pada bulan Juli 2011.

"Kami tinggal menunggu hasil keputusan Kejaksaan Agung mengenai izin tukar menukar lahan antara lahan Krakatau Steel dengan Pemda," jelas Ms. Hidayat Menteri Perindustrian usai menghadiri pertemuan dengan pihak Posco, hari ini (24/5).

Maklum, sejak diputuskannya kerja sama Posco dengan PT Krakatau Steel pada tahun 2009 lalu untuk membangun pabrik baja Krakatau Posco, selama ini terhambat oleh perizinan.

Mulai dari izin pembangunan, izin pelabuhan untuk mengimpor barang modal hingga izin untuk memperbesar infrastruktur jalan raya di sana. "Sebab, diperkirakan akan ada 20.000 truk pengangkut bahan bangunan yang akan melewati kawasan tersebut," tuturnya.

Rencananya, Posco akan menggelontorkan dana sebesar US$ 3 miliar untuk untuk pembangunan tahap pertama selama 3 tahun ke depan. Nantinya, produksi pabrik baja ini akan sebanyak 6 juta ton per tahun.

Namun, pada tahap awal pembangunan pabrik tersebut diharapkan akan menghasilkan besi baja sebanyak 1,5 juta ton per tahun. "Hasil produksi baja ini akan digunakan oleh industri perkapalan, industri otomotif, konstruksi, serta hasilnya juga diekspor ke Korea," ujar Hidayat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×