kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Pemerintah berjanji gunakan dana ketahanan pangan secara efektif


Jumat, 07 Januari 2011 / 14:29 WIB


Reporter: Evilin Falanta, Tribunnews | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Pemerintah berjanji akan menggunakan dana ketahanan pangan sebesar Rp 3 triliun yang dianggarkan tahun ini untuk bisa menjaga harga komoditas nasional. Sekjen Perdagangan Dalam Negeri Gunaryo bilang, dana itu untuk mengontrol harga komditas tertentu yang rentan terhadap kenaikan harga.

"Beberapa komoditas yang menjadi perhatian pemerintah untuk agar selalu dipantau seperti beras, gula, tepung terigu, minyak goreng dan tentu saja cabai," ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa menambahkan, dari Rp 3 triliun dana untuk ketahan pangan itu sebesar Rp 1 triliun adalah untuk cadangan pemerintah. Sementara, dana sebesar Rp 2 triliun sisanya bisa segera digunakan. Salah satunya, pemerintah juga akan terus gencar meningkatkan operasi pasar (OP).

Pemerintah juga melakukan suatu pendekatan fiskal, dan juga hal-hal yang terkait dengan masalah yang berkaitan dengan pendekatan perdagangan. "Yang jelas, suplai komoditas pangan kita harus cukup dan stok beras di Bulog harus 1,5 juta ton," ujar Hatta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×