kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.681   54,00   0,31%
  • IDX 6.535   -6,68   -0,10%
  • KOMPAS100 866   8,07   0,94%
  • LQ45 659   9,32   1,43%
  • ISSI 225   -2,18   -0,96%
  • IDX30 366   5,04   1,40%
  • IDXHIDIV20 458   8,21   1,83%
  • IDX80 99   1,17   1,20%
  • IDXV30 126   0,85   0,68%
  • IDXQ30 118   2,25   1,94%

Pemerintah: Harga tiket pesawat yang mahal itu sebenarnya normal


Jumat, 09 Agustus 2019 / 19:58 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Tendi Mahadi

"Harga tiket itu bukan seperti harga pisang goreng yang beberapa tahun kemudian baru naik. Dia ada musim-musim tertentu seperti low season dan peak season. Yang paling dominan biaya operasi dan maintenance-nya dibayarkan dalam bentuk mata uang dollar AS sementara pendapatan maskapai berbentuk rupiah," jelas Chappy. 

Kendati Lin menganggap normal, harga tiket pesawat lagi-lagi harus disesuaikan dengan konsumen untuk melindungi hak-haknya. 

"Sudah menjadi tugasnya pemerintah untuk merumuskan cost-nya untuk masyarakat lebih affordable, mencegah terjadinya excessive competition, dan oligopoli," ucap Lin. 

Baca Juga: KPK tahan eks dirut Garuda Emirsyah Satar dan pengusaha Soetikno

"Jadi, harga airline yang terlalu rendah mendistorsi moda lain. Namun harga airline yang terlalu tinggi juga tidak boleh untuk melindungi customer. Kalau saya optimis, ya, saya sudah lihat tercapai beberapa kesepakatan yang baik antara maskapai dan pemerintah," pungkas Lin. (Fika Nurul Ulya)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah: Harga Tiket Pesawat yang Mahal Itu Sebenarnya Normal"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×