kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Pemerintah mendorong eksplorasi penyempitan gas


Selasa, 04 Februari 2014 / 13:06 WIB
ILUSTRASI. Kartun The Haunted House, merupakan serial kartun horor asal Korea yang juga dikenal dengan sebutan Shinbi's House.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Untuk meningkatkan produksi migas nasional, pemerintah terus mengembangkan cadangan migas baru, termasuk tight gas (penyempitan gas). Saat ini pemerintah tengah melakukan seismik untuk mengetahui potensi tight gas di Indonesia.

"Setelah seismik, baru dilakukan eksplorasi untuk memastikan ada tidaknya tight gas," kata Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Hendra Fadly di Gedung Migas, Selasa (4/2).

Hendra menjelaskan, secara teori, potensi tight gas di Indonesia cukup besar. Namun untuk membuktikan perkiraan tersebut, harus dilakukan seismik dan eksplorasi. Tight gas diperkirakan berada di Kalimantan Timur, Jawa, Sumatera Selatan dan Sumatera Utara.

Tight gas merupakan gas alam konvensional yang terperangkap pada batuan pasir yang ketat serta berpotensi dikembangkan dengan pola fracturing lapisan batuannya. Proses fracturing tight gas, mirip dengan shale gas.

"Negara yang telah mengembangkan tight gas adalah Amerika Serikat dan Kanada," jelas Hendra. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×