kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Pemerintah targetkan produksi kakao olahan 280.000 ton tahun ini


Kamis, 06 Januari 2011 / 11:05 WIB


Reporter: Evilin Falanta | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Kementerian Perdagangan menargetkan produksi kakao olahan tahun ini mencapai 280.000 ton. Angka ini meningkat 75% dari produksi kakao olahan tahun lalu yang hanya mencapai 160.000 ton. "Kami akan menggenjot produksi olahan kakao tahun ini bisa mencapai target itu," ujar Mari Elka Pangestu Menteri Perdagangan, kemarin (5/1).

Namun, para pelaku usaha kakao merespon negatif target tersebut. Ketua Umum Asosiasi Kakao Indonesia (Askindo) Zulhefi Sikumbang bilang, tak yakin target yang dicanangkan pemerintah bisa tercapai. Sebab, saat ini industri pengolahan kakao yang masih produksi hanya enam perusahaan saja. "Sedangkan lainnya mati suri," ujarnya.

Sejatinya ada 14 pabrik yang saat ini berdiri. "Namun banyak pabrik yang tidak beroperasi itu lantaran terbatasnya bahan baku," ujar Zulhefi. Ia menambahkan, target pemerintah sebesar itu bisa saja tercapai, asalkan cuaca tahun ini normal. Namun, rasanya cuaca tak menentu masih akan menjadi momok para petani di daerah, dimana panen tahun lalu gagal akibat cuaca buruk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×