kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Peminat membludak, PT Esemka malah setop produksi mobil


Jumat, 12 Februari 2021 / 12:05 WIB
ILUSTRASI. Pekerja merakit mobil pick up pikap di Pabrik Mobil Esemka, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (6/9/2019). ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/foc.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BOYOLALI. Seiring dengan banyaknya instansi pemerintah yang memilih mobil buatan anak negeri sebagai kendaraan operasional, peminat mobil Esemka semakin tinggi. 

Salah satunya adalah Desa Kebonan, Karanggede, Boyolali yang menjadikan mobil tipe Bima 1.3 sebagai kendaraan operasional Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). 

Akan tetapi, bagi yang juga ingin memboyong mobil buatan pabrik PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) sepertinya harus bersabar dulu. Pasalnya, selama pandemi Covid-19 ini pabrik yang berlokasi di Dusun II, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah (Jateng) ini sudah tidak lagi memproduksi unit baru. 

Humas PT Esemka Sabar Budi menjelaskan, selama pandemi ini sudah tidak ada lagi aktivitas perakitan untuk unit baru.

Baca Juga: Pembeli mobil Esemka Bima akan mendapat harga khusus Rp 99 juta

“Karena kondisi pandemi ini kami tidak bisa maksimal dan menghentikan sementara produksi,” kata Sabar kepada Kompas.com, Kamis (11/2/2021). 

Sabar melanjutkan, untuk karyawan yang masih bekerja di pabrik setiap harinya tidak untuk melakukan produksi unit baru, melainkan hanya melakukan perawatan alat produksi saja. 

Baca Juga: Gaikindo sebut Esemka masuk segmen khusus




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×