kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pendapatan Hartadinata Abadi (HRTA) capai 80% hingga kuartal III-2019


Senin, 30 September 2019 / 19:11 WIB
Pendapatan Hartadinata Abadi (HRTA) capai 80% hingga kuartal III-2019
ILUSTRASI. Gerai baru Hartadinata Abadi


Reporter: Kenia Intan | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) mencatatkan pendapatan hingga 80% hingga kuartal III 2019 atau setara kurang lebih Rp 2,4 triliun.  

"Menurut kami sudah sesuai dengan proyeksi," ungkap Direktur Utama PT Hartadinata Abadi Tbk Sandra Sunanto ketika ditemui Kontan.co.id usai RUPSLB di Hotel Ibis Style, Senin (30/9). Adapun hingga akhir tahun Perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp 3 triliun.  

Optimisme ini didorong dengan kenaikan harga emas. Berdasarkan data yang dihimpun Kontan.co.id, pada akhir tahun 2018 lalu, harga emas berada di kisaran Rp 570.000 sampai Rp 580.000 per gram.

Baca Juga: Hartadinata Abadi (HRTA) tawarkan obligasi dalam dua tahapan

Kemudian, di semester I 2019, harga emas stabil di kisaran Rp 600.000 per gram. Memasuki Agustus 2019, harga emas mencapai Rp 700.000 per gram. 

Pada kesempatan sebelumnya, Direktur Keuangan HRTA, Deny Ong menjelaskan kenaikan harga emas mengerek harga jual produk HRTA mengikuti tren harga emas.

Walaupun tidak dipungkiri, kenaikan ini turut memperbesar beban produksi HRTA sehingga volume penjualan perhiasan HRTA pun ikut menurun.  Akan tetapi, kenaikan harga emas yang sebesar 10% masih lebih besar dibandingkan penurunan volume penjualan yang sebesar 5%.  

Baca Juga: Harga emas naik, Hartadinata (HRTA) hati-hati dalam utilisasi produksi pabrik

Sekadar informasi, hingga akhir tahun 2019 Perseroan menargetkan pertumbuhan laba bersih 12% yoy, pada tahun sebelumnya HRTA mencatat Rp 123,4 miliar. Hingga semester I 2019 laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai  Rp 86,37 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×