kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45860,54   -0,77   -0.09%
  • EMAS918.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.42%
  • RD.CAMPURAN -0.06%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Pengamat: Pertimbangan harga jadi alasan proyek migas mundur dari jadwal


Selasa, 22 September 2020 / 16:24 WIB
Pengamat: Pertimbangan harga jadi alasan proyek migas mundur dari jadwal
ILUSTRASI. Proyek lapangan migas

Reporter: Filemon Agung | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah proyek minyak dan gas bumi (migas) yang sedianya dapat onstream di kuartal III 2020 terpaksa harus mundur ke kuartal IV 2020.

Pengamat Energi dari Reforminer Institute Komaidi Notonegoro menilai harga masih menjadi pertimbangan utama dalam kepastian onstream sebuah proyek.

"Dengan harga yang relatif rendah tidak terdapat insentif bagi produsen migas untuk mempercepat produksi," ujar Komaidi kepada Kontan.co.id, Senin (21/9).

Komaidi melanjutkan, pembahasan keekonomian proyek kemungkinan jadi penyebab penundaan proyek. Di sisi lain, hampir sebagian besar produsen migas memilih untuk menahan produksi.

Baca Juga: Minta insentif dan ada badan khusus, ini usulan Kadin untuk RUU Energi Terbarukan

"Dampak utama jika tetap dipaksakan onstream tentu mempengaruhi harga jual yang lebih rendah," kata Komaidi.

Komaidi menilai, dalam kondisi saat ini solusi yang mungkin dilakukan yakni tetap menjaga produksi dalam batas tertentu sesuai keperluan.

"Menjaga tingkat produksi dan ada aspek target penerimaan negara terkait hal tersebut sehingga juga harus dipertimbangkan," pungkas Komaidi.

 

Selanjutnya: Sejumlah proyek migas baru akan onstream di kuartal IV 2020

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Bongkar Rahasia Banjir Order dari Digital Marketing Rahasia Banjir Order dari Digital Marketing

[X]
×