kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pengamat sambut positif rencana perubahan skema subsidi LPG


Selasa, 07 Juli 2020 / 18:46 WIB
Pengamat sambut positif rencana perubahan skema subsidi LPG
ILUSTRASI. Subsidi Energi. KONTAN/Baihaki/6/7/2020


Reporter: Dimas Andi | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Munculnya rencana perubahan skema pemberian bantuan subsidi LPG 3 kilogram dengan menggunakan kartu mengundang tanggapan dari beberapa pengamat.

Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada Fahmy Radhi menilai, subsidi LPG 3 kg umumnya tergolong besar dan sudah bertahun-tahun memberatkan APBN. Belum lagi, selama ini distribusi LPG dilakukan secara terbuka sehingga potensi salah sasaran tinggi sekali.

Baca Juga: Ini tanggapan Kementerian ESDM dan Pertamina soal penerapan subsidi LPG dengan kartu

Meski beberapa kali ada wacana bahwa penyaluran subsidi LPG dilakukan secara tertutup, namun pemerintah tak kunjung menemukan formula yang tepat.

Fahmy pun menganggap, rencana pengintegrasian subsidi LPG 3 kg dengan Program Kartu Sembako merupakan langkah positif dari pemerintah. “Jadi, subsidi bisa langsung menyasar ke masyarakat miskin yang sudah terdata,” kata dia ketika dihubungi Kontan, Selasa (7/7).

Senada, Pengamat Energi dari Reforminer Institute Komaidi Notonegoro berpendapat, perubahan skema penyaluran subsidi LPG 3 kg dengan menggunakan kartu akan memperbaiki kualitas kebijakan tersebut di masa mendatang. “Dengan menggunakan basis data tertentu yang sudah menjadi acuan program lain, setidaknya kriteria penerima subsidi menjadi lebih sederhana,” ungkapnya kepada Kontan, hari ini.

Para pengamat pun sepakat bahwa koordinasi solid antar Kementerian beserta PT Pertamina (Persero) selaku pelaksana subsidi LPG 3 kg sangat diperlukan. Utamanya dalam memastikan data-data penerima subsidi sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Data tersebut juga hendaknya selalu diperbarui secara berkala menyesuaikan kondisi perubahan sosial-ekonomi nasional.

Baca Juga: Konsumsi BBM di DI Yogyakarta meningkat 17% di bulan Juni




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×