kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Pengembang Ramai-Ramai Kembangkan Rusunami


Senin, 16 Februari 2009 / 07:22 WIB


Reporter: Ali Imron | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Tergoda dengan konsep superblock, Perum Perumahan Nasional (Perumnas) mengajak dua pengembang untuk bersama-sama menggarap kawasan timur Bekasi. Kedua pengembang itu adalah Bakrieland Development dan Jakarta Propertindo. Para pengembang ini siap menggarap kawasan yang nantinya bernama Sentra Primer Baru Timur yang bakal berdiri di atas lahan seluas 40 hektare.

Di lahan itu rencananya akan dibangun rumah susun sederhana milik (rusunami), apartemen menengah, waterpark, rumah sakit, sekolah, mal dan lapangan futsal. Tak heran, nilai investasinya pun menembus angka sekitar Rp 3 triliun.

"Kami akan menciptakan konsep one stop living di kawasan tersebut," kata Presiden Direktur Bakrieland Development Hieramsyah Thaib, Jumat (13/2) di Jakarta. Sayangnya, mereka masih belum bisa memberikan gambaran pengembangan kawasan timur tersebut. Saat ini, Bakrieland masih menggodok master plan untuk pengembangan kawasan itu. Termasuk besaran komposisi investasi yang pas bagi pengembang untuk mengembangkan kawasan itu serta mencari kemungkinan adanya investor lain.

"Kami belum bisa bilang apa-apa sebelum master plan-nya jadi pada Juni nanti," tandasnya. Apabila terwujud, kerjasama ini bakal menjadi salah satu proyek prestisius bagi Perumnas. Mengingat selama ini Perumnas hanya berpengalaman menggarap rusunami saja.

Pun demikian dengan Jakarta Propertindo yang selama ini jago dalam menggarap residensial dan fasilitas umum lainnya. "Bagi kami ini sinergi yang sangat menguntungkan. Apalagi ini kan memanfaatkan tanah Perumnas yang dikembangkan," kata Dirut Perumnas Himawan Aries Sugoto.

Menurut Himawan, pengembangan kawasan itu akan membutuhkan waktu selama kurang lebih sepuluh tahun untuk terwujud. Hanya saja, dalam kurun waktu dua tahun ini, Perumnas bakal fokus untuk menyelesaikan tiga menara rusunami terlebih dahulu dengan jumlah unitnya mencapai 1.200 unit. "Saat ini yang sudah terjual sekitar 605 unit," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×