kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Pengemudi Ojol Minta Skema Orderan Hemat Dihapus, Mengapa?


Senin, 21 April 2025 / 03:39 WIB
Pengemudi Ojol Minta Skema Orderan Hemat Dihapus, Mengapa?
ILUSTRASI. Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) meminta agar aplikator ojol menghapus skema orderan hemat karena dinilai merugikan pengemudi ojol. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Ketentuan biaya langganan harian pada program Akses Hemat berbeda di setiap kota dan telah diinformasikan pertama kali saat mitra mendaftar. 

"Mitra juga dapat membatalkan penambahan Program Akses Hemat ini kapan saja tanpa biaya apa pun," katanya. 

Program Akses Hemat diluncurkan sejak awal tahun 2025 setelah mempertimbangkan masukan mitra pengemudi sebelumnya yang mengeluhkan terkait ketersediaan layanan GrabBike Hemat. 

Tonton: Grab Incar Pinjaman US$ 2 Miliar Untuk Akuisisi Goto

"Namun kami akan terus meninjau program baru ini secara berkala dan akan menerapkan penyesuaian-penyesuaian, jika diperlukan," ucap dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengemudi Ojol Minta Skema Orderan Hemat Dihapus, Ini Alasannya"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×