CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.885   -57,00   -0,32%
  • IDX 6.322   90,61   1,45%
  • KOMPAS100 837   14,02   1,70%
  • LQ45 635   7,24   1,15%
  • ISSI 218   3,37   1,57%
  • IDX30 357   2,78   0,79%
  • IDXHIDIV20 442   2,25   0,51%
  • IDX80 95   1,25   1,33%
  • IDXV30 119   0,58   0,49%
  • IDXQ30 115   0,62   0,55%

Peningkatan produktivitas, Bappenas: Revitalisasi tambak udang perlu segera dilakukan


Selasa, 11 Agustus 2020 / 07:20 WIB
ILUSTRASI. Areal tambak udang


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

Sementara itu, pengembangan aspek hilir, dilakukan melalui peningkatan lobi diplomatik perdagangan di pasar konvensional seperti Amerika Serikat, Jepang dan UE untuk keringanan pajak atau penurunan/penghapusan hambatan tarif/non-tarif.

Kemudian, perluasan jaringan pasar baru (diversifikasi pasar) ke negara-negara potensial, pengembangan sistem logistik yang efektif untuk distribusi hasil panen di dalam negeri dan pasar eksport, termasuk transportasi benih dan sarana produksi.

Serta pengembangan industri pengolahan udang yang berdaya saing di Kawasan Industri tertentu dan penguatan konsumsi udang domestik.

Baca Juga: Dukung nelayan, KKP dapat tambahan anggaran Rp 475 miliar

Sedangkan peningkatan dukungan eksternal, dilakukan melalui 8 langkah.

  1. Simplifikasi perizinan dan pengurusan perizinan secara efisien berbasis elektronik.
  2. Sinkronisasi tata ruang darat dan laut/pesisir.
  3. Pembangunan saluran irigasi secara penuh ke areal pertambakan.
  4. Pembangunan jalan produksi di lokasi yang remote.
  5. Pengadaan akses listrik.
  6. Pengembangan kapasitas kelembagaan/koperasi pembudidaya udang.
  7. Inovasi teknologi budidaya udang.
  8. Kerjasama dengan industri swasta untuk revitalisasi tambak dengan dukungan sumber pembiayaan non APBN.




TERBARU

[X]
×