kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Peningkatan produktivitas, Bappenas: Revitalisasi tambak udang perlu segera dilakukan


Selasa, 11 Agustus 2020 / 07:20 WIB
ILUSTRASI. Areal tambak udang


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

Sementara itu, pengembangan aspek hilir, dilakukan melalui peningkatan lobi diplomatik perdagangan di pasar konvensional seperti Amerika Serikat, Jepang dan UE untuk keringanan pajak atau penurunan/penghapusan hambatan tarif/non-tarif.

Kemudian, perluasan jaringan pasar baru (diversifikasi pasar) ke negara-negara potensial, pengembangan sistem logistik yang efektif untuk distribusi hasil panen di dalam negeri dan pasar eksport, termasuk transportasi benih dan sarana produksi.

Serta pengembangan industri pengolahan udang yang berdaya saing di Kawasan Industri tertentu dan penguatan konsumsi udang domestik.

Baca Juga: Dukung nelayan, KKP dapat tambahan anggaran Rp 475 miliar

Sedangkan peningkatan dukungan eksternal, dilakukan melalui 8 langkah.

  1. Simplifikasi perizinan dan pengurusan perizinan secara efisien berbasis elektronik.
  2. Sinkronisasi tata ruang darat dan laut/pesisir.
  3. Pembangunan saluran irigasi secara penuh ke areal pertambakan.
  4. Pembangunan jalan produksi di lokasi yang remote.
  5. Pengadaan akses listrik.
  6. Pengembangan kapasitas kelembagaan/koperasi pembudidaya udang.
  7. Inovasi teknologi budidaya udang.
  8. Kerjasama dengan industri swasta untuk revitalisasi tambak dengan dukungan sumber pembiayaan non APBN.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×