kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Penjualan baja domestik diproyeksi naik 5%-9%


Selasa, 29 November 2016 / 21:11 WIB


Reporter: Eldo Christoffel Rafael | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Asosiasi Industri Besi dan Baja Indonesia atau The Indonesian Iron and Steel Association (IISIA) memprediksi penjualan baja domestik tahun ini berkisar 12 juta-12,5 juta ton. Angka tersebut naik 5%-9% dari realisasi penjualan tahun lalu sebesar 11,5 juta ton.

Adapun, tahun depan, penjualan baja di dalam negeri juga diperkirakan tumbuh seperti tahun ini, yakni berkisar 5%-9%.

Direktur Eksekutif Asosiasi Industri Besi dan Baja Indonesia, Hidayat Triseputro mengatakan, proyek pemerintah akan menggenjot penjualan baja pada tahun depan. Proporsinya, 75% akan disuplai ke segmen infrastruktur, lalu transportasi 8%, minyak dan gas 7%, lalu mesin dan lainnya sebanyak 4%.

"Permintaan terbesar dari proyek PLN dan BUMN konstruksi seperti Adhi Karya, Wijaya Karya, PT PP," kata Hidayat, Selasa (29/11).

Merujuk data IISA, kapasitas terpasang produksi baja rolling flat dan produk sebanyak 15,5 juta ton. Dengan utilisasi di pabrik hilir sebanyak 50%-60% serta di hulu masih sekitar 40%. Artinya banyak kapasitas pabrik yang belum terpakai. "Tapi ada anggota yang di hilir utilisasi sudah di atas 80% karena harga bajanya naik," kata Hidayat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×