kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.737.000   34.000   1,26%
  • USD/IDR 16.973   -20,00   -0,12%
  • IDX 9.135   0,83   0,01%
  • KOMPAS100 1.255   -8,26   -0,65%
  • LQ45 884   -8,74   -0,98%
  • ISSI 334   -0,41   -0,12%
  • IDX30 454   -1,06   -0,23%
  • IDXHIDIV20 538   0,43   0,08%
  • IDX80 140   -1,06   -0,76%
  • IDXV30 149   -0,12   -0,08%
  • IDXQ30 146   -0,09   -0,06%

Penjualan makanan olahan diperkirakan naik 6%


Selasa, 15 Juli 2014 / 11:43 WIB
Penjualan makanan olahan diperkirakan naik 6%
ILUSTRASI. Mobile Legends X Jujutsu Kaisen: Daftar Hero yang Mendapatkan Skin Kolaborasi


Reporter: Francisca Bertha Vistika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Penjualan industri pengolahan makanan di pasar domestik diperkirakan tumbuh 6% tahun ini. Di tengah upaya mencetak pertumbuhan, industri ini masih akan bersaing dengan serbuan makanan impor. 

Lena Prawira, Vice President on Program and Cooperation, Komite Program Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) mengatakan, industri pengolahan makanan adalah salah satu cabang terkemuka di industri manufaktur. Pasalnya, industri ini mampu menyumbang pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) dan penggerak secara keseluruhan.

"Kami memperkirakan, penjualan domestik tumbuh 6% menjadi Rp 790 triliun pada tahun ini, dibandingkan dengan proyeksi 2013 sebesar Rp 745 triliun," kata Lena pada siaran pers, Selasa (15/7).

Namun, produk makanan olahan impor terus menerus mengalir. Ini menjadi salah satu tantangan Indonesia. Lena bilang salah satu caranya dengan menemukan kualitas, bahan-bahan berkelanjutan dan efektif untuk menghasilkan kualilitas, selera dan produk yang terjangkau.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×