kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Penjualan Paperocks Indonesia (PPRI) pada Momen Ramadan dan Lebaran 2025 Naik 20%


Jumat, 04 April 2025 / 14:23 WIB
Penjualan Paperocks Indonesia (PPRI) pada Momen Ramadan dan Lebaran 2025 Naik 20%
ILUSTRASI. Penjualan PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI) selama periode Ramadan dan Lebaran biasanya menjadi momentum penting


Reporter: Leni Wandira | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penjualan PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI) selama periode Ramadan dan Lebaran biasanya menjadi momentum penting dalam mendorong peningkatan penjualan.

Direktur Utama sekaligus owner PPRI, Catur Jatiwaluyo, mengungkapkan bahwa kontribusi penjualan selama Ramadan dan Lebaran tahun ini sedikit menurun dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Biasanya, penjualan selama Ramadan hingga Lebaran bisa mengalami kenaikan hingga 50%. Namun, tahun ini kenaikan penjualan hanya sekitar 20%," ujar Catur kepada KONTAN, Jumat (4/4).

Baca Juga: Kinerja Paperocks Indonesia (PPRI) Tahun Ini Diprediksi Meleset dari Target

Meskipun pada umumnya momentum Lebaran dapat mendongkrak pendapatan perusahaan, Catur menyebutkan bahwa tahun ini tidak ada peningkatan yang signifikan seperti yang diharapkan.

"Berdasarkan pengamatan kami, daya beli masyarakat memang cenderung menurun, dan itu mempengaruhi penjualan kami di musim Lebaran kali ini," lanjutnya.

Namun, PPRI tidak kehilangan fokus pada rencana bisnis jangka panjang. Di kuartal kedua tahun 2025, perusahaan berencana untuk gencar masuk ke pasar UMKM, yang diyakini dapat menjadi pendorong utama bagi penjualan.

"Kami percaya bahwa pasar UMKM memiliki potensi yang besar untuk meningkatkan sales PPRI, dan kami akan fokus untuk merambah pasar ini," jelas Catur.

 

Di sisi lain, Catur juga menambahkan bahwa rencana diversifikasi produk PPRI sudah berjalan sejak tahun lalu, dengan merambah ke pasar industri non-food. Selain itu, perusahaan juga tengah memperhatikan kemungkinan penambahan kapasitas produksi di kuartal kedua tahun ini untuk mendukung ekspansi pasar yang lebih luas.

Meskipun demikian, Catur juga mengakui bahwa hingga saat ini, PPRI belum memiliki data yang akurat terkait pangsa pasar di industri kemasan, terutama mengenai penjualan produk kemasan dari kompetitor di industri yang sama.

Selanjutnya: 10 Jenis Sayuran yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Diabetes, Cek di Sini

Menarik Dibaca: 10 Jenis Sayuran yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Diabetes, Cek di Sini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×