kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Penjualan Sharp naik 15% di kuartal II 2017


Kamis, 22 Juni 2017 / 18:46 WIB


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Produsen elektronik PT Sharp Electronics Indonesia mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 15% pada kuartal kedua 2017.

"Di kuartal dua, cooling product mengalami kenaikan penjualan seperti lemari es dan AC," kata Andry Adi Utomo, National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, Kamis (22/6).

Menurut Andry, porsi penjualan terbesar Sharp dari produk lemari es. Setiap tahun, Sharp mampu menjual 2,5 juta unit lemari es. Adapun, total penjualan lemari es nasional mencapai 4 juta hingga 5 juta unit per tahun. 

Perusahaan yang bermarkas di Jepang ini baru saja merilis produk lemari es berteknologi J-Tech Inverter yang akan dibanderol pada kisaran Rp 27 juta untuk warna silver dan Rp 37 juta untuk warna hitam.

Tak hanya penjualan lemari es, Sharp juga mendapatkan tambahan pendapatan dari penjualan unit LED. "Ada kenaikan penjualan LED Sharp sekitar 5-10%," jelas Andri.

Lini TV Sharp memang menjadi salah satu andalan produsen asal Jepang ini. Baru-baru ini Sharp meluncurkan lima produk baru Smart TV ukuran 45 inch, 50 inch dan 60 inch. Tiap unit dibanderol paling murah Rp 6 juta dan paling mahal Rp 20 juta. Lini produk anyar ini sudah beredar di pasar sejak Mei 2017.

Market share Sharp di Indonesia sejauh ini tergolong cukup mendominasi. "Market share Sharp di angka 23%," kata Andry.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×