Reporter: Hervin Jumar | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jumlah pengguna Commuter Line Jabodetabek terus bertumbuh pada paruh pertama 2026.
KAI Commuter mencatat volume penumpang mencapai 181,61 juta orang sepanjang semester I-2026, meningkat 7,02% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebanyak 169,70 juta pengguna.
Direktur Utama KAI Commuter, Purnomo Sidi, mengatakan pertumbuhan tersebut mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik berbasis rel sebagai moda utama mobilitas perkotaan.
Menurutnya, peningkatan jumlah penumpang didorong oleh semakin baiknya konektivitas antarkawasan, meningkatnya aktivitas ekonomi, serta layanan transportasi publik yang kian terintegrasi.
"Sepanjang Semester I 2026, KAI Commuter di Area Jabodetabek dan sekitarnya melayani lebih dari 181,6 juta pengguna. Angka ini menunjukkan Commuter Line semakin dipercaya masyarakat untuk perjalanan yang aman, terjangkau, dan terintegrasi," ujar Purnomo dalam keterangan resmi, Kamis (9/7/2026).
Baca Juga: Pengguna Commuter Line Jabodetabek Selama Long Weekend Tembus 326.300 Orang
Secara rinci, volume pengguna Commuter Line Jabodetabek mencapai lebih dari 178 juta orang, naik 6,95% dibandingkan semester I-2025 yang sebanyak 166,4 juta pengguna.
Pertumbuhan juga terjadi pada layanan lainnya. Commuter Line Merak melayani 2,41 juta pengguna, meningkat 9,4% secara tahunan.
Sementara Commuter Line Basoetta mencatat kenaikan tertinggi, yakni 12,67% menjadi lebih dari 1,19 juta pengguna pada semester pertama tahun ini.
Purnomo menilai, peningkatan pengguna Commuter Line Basoetta menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap moda transportasi menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta maupun pusat kota terus meningkat.
"Dengan akses yang mudah dan terhubung ke pusat kota, layanan Commuter Line Basoetta juga kerap dipilih sebagai alternatif masyarakat untuk menuju pusat kota hingga perjalanan lanjutan dengan antarmoda," katanya.
Baca Juga: Komisi VI DPR Soroti KRL Jabodetabek Sesak, Minta KAI Percepat Peremajaan Armada
Selain itu, KAI Commuter mulai mengoperasikan Stasiun Jatake di lintas Rangkasbitung dan Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) di lintas Tanjung Priok pada semester I-2026.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan penambahan stasiun tersebut diharapkan memperluas akses masyarakat dari kawasan permukiman menuju pusat aktivitas ekonomi dan mendorong penggunaan transportasi publik.
Lebih lanjut, KAI Commuter juga melanjutkan layanan Kereta Petani Pedagang di lintas Rangkasbitung-Merak. Sepanjang Januari-Juni 2026, layanan tersebut dimanfaatkan 26.074 pengguna. Sejak pertama kali dioperasikan pada 1 Desember 2025, jumlah penggunanya telah mencapai 30.189 orang.
Adapun dari sisi transaksi, Kartu Multi Trip (KMT) masih menjadi metode pembayaran yang paling banyak digunakan dengan porsi 46,3% atau sekitar 82,42 juta transaksi.
Posisi berikutnya ditempati pembayaran menggunakan kartu bank sebesar 44,85% atau sekitar 79,83 juta transaksi.
Sementara itu, pembayaran menggunakan QR Code dan QRIS Tap (Qristap) terus meningkat dengan total 15,7 juta transaksi, setara 8,82% dari seluruh transaksi tiket Commuter Line Jabodetabek pada semester I-2026.
Memasuki semester II-2026, KAI Commuter menyatakan akan terus meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat integrasi antarmoda guna mengakomodasi pertumbuhan mobilitas masyarakat di kawasan perkotaan.
Baca Juga: Penumpang Commuter Line Meningkat 5,7% di Kuartal I-2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














