kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Per 1 April, KRL Bekasi & Serpong tak berjalan


Senin, 25 Maret 2013 / 13:49 WIB
ILUSTRASI. Gaya boho dapat membuat kamar mandi Anda tampil cantik. Foto: Instagram @lollyjaneblog


Reporter: Oginawa R Prayogo |

JAKARTA. PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) akan menghapus rute perjalanan kereta rel listrik ekonomi dari arah Bekasi dan Serpong. Rencana tersebut akan diberlakukan per 1 April 2013. Penghapusan ini seturut rencana KAI untuk mengganti kereta api ekonomi dengan kereta api ber-AC.

Eva Chairunisa, Manajer Komunikasi PT KCJ menjelaskan, untuk mengganti perjalanan KRL ekonomi tersebut, KAI akan menambah jumlah perjalanan KRL AC Commuter Line. KRL AC Commuter Line di rute Bekasi dan Serpong akan ketambahan masing-masing dua rangkaian.

Menurut Eva, KRL ekonomi Bekasi dan Serpong distop demi memperbaiki pelayanan kepada penumpang. "Kondisi KRL yang ada tidak layak guna lagi dan sangat berbahaya pada keselamatan dan keamananan penumpang," ujar Eva dalam keterangan tertulisnya yang diterima KONTAN, Senin (25/3).

Menurut Tri Handoyo, Direktur Utama PT KCJ, penarikan KRL Non AC tersebut juga dilakukan untuk meminimalisir gangguan perjalanan KRL. Dia bilang sepanjang tahun 2012 terjadi 1.228 pembatalan perjalanan KRL ekonomi karena rangkaian mengalami kerusakan.

"Hal tersebut berdampak pada 4.217 perjalanan KRL yang turut mengalami gangguan," jelasnya.

Tri menjelaskan, selama ini PT KAI Daop 1 dan pusat perawatan KRL Balai Yasa Manggarai mengalami kesulitan untuk memperbaiki KRL ekonomi yang selama ini beroperasi. Sebab, suku cadang kereta tersebut sudah tidak tersedia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×