Penulis: Chelsea Anastasia, Chelsea Anastasia | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Relaksasi kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) melalui perluasan negara mitra dinilai dapat membuka peluang investasi yang lebih besar di sektor pertambangan.
Untuk diketahui, negara mitra DHE SDA yang sebelumnya mencakup Amerika Serikat (AS), Kanada, China termasuk Hong Kong, dan Australia, diperluas dengan tambahan Jepang, Korea Selatan, dan Uni Eropa.
Selain itu, melalui skema khusus, eksportir pertambangan yang memenuhi syarat cukup menempatkan minimal 30% DHE selama tiga bulan. Ketentuan ini lebih longgar dibandingkan aturan umum yang mewajibkan penempatan 100% DHE selama minimal 12 bulan.
Baca Juga: Keterbatasan SDM Jadi Tantangan dalam Pengembangan Industri Semikonduktor
Fasilitas ini dapat dimanfaatkan perusahaan berbentuk perseroan terbatas (PT) yang beroperasi di sektor pertambangan dan memiliki sedikitnya satu pemegang saham asal negara mitra dengan kepemilikan minimal 10%.
Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan (PUSHEP) Bisman Bakhtiar mencermati bahwa perluasan ini dapat menarik investasi terutama dari ketiga negara tambahan tersebut yang memiliki kapasitas teknologi, pembiayaan, serta kebutuhan bahan baku mineral yang besar.
"Selain itu juga fleksibilitas penempatan DHE dapat memperbaiki arus kas perusahaan, meningkatkan kepastian berusaha, serta mendorong ekspansi investasi dan hilirisasi," katanya kepada Kontan, Minggu (8/11).
Namun demikian, Bisman memandang pemerintah juga perlu mewaspadai dan mengantisipasi potensi rekayasa kepemilikan saham asing hanya untuk memperoleh fasilitas relaksasi.
Karena itu, kebijakan ini menurut dia perlu disertai pengawasan dan evaluasi yang komprehensif agar menghasilkan investasi baru, transfer teknologi, peningkatan produksi, penyerapan tenaga kerja, serta nilai tambah di dalam negeri.
"Jadi relaksasi ini di samping memberikan keuntungan bagi perusahaan, juga harus memberikan manfaat ekonomi yang sebanding bagi negara," imbuh Bisman.
Baca Juga: Relaksasi DHE SDA Tambang Berpotensi Hasilkan Devisa US$ 35 Miliar per Tahun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_23102611123400.jpeg)
