kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Permintaan Lahan dari Investor China Naik Pesat, Begini Respon HKI


Senin, 18 Agustus 2025 / 16:29 WIB
Permintaan Lahan dari Investor China Naik Pesat, Begini Respon HKI
ILUSTRASI. Foto udara sebuah kawasan industri di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (20/1/2022). (KONTAN/Baihaki). Kawasan Industri Indonesia mulai dibanjiri permintaan lahan dari perusahaan asal China, imbas tarif AS.


Reporter: Vina Elvira | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kawasan Industri Indonesia mulai dibanjiri permintaan lahan dari perusahaan asal China. Langkah ini dipicu oleh tingginya tarif impor yang dikenakan Amerika Serikat (AS) terhadap negara mereka. 

Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) Akhmad Ma'ruf Maulana menerangkan bahwa permintaan lahan dari investor asal Tiongkok memang mengalami kenaikan pada akhir 2024. Namun tidak hanya dari Tiongkok, tetapi juga dari Jepang, Taiwan, Amerika, dan beberapa negara Eropa. 

Kenaikan ini dipicu oleh relokasi industri akibat kebijakan tarif impor Amerika Serikat yang tinggi serta strategi diversifikasi rantai pasok global.

Baca Juga: Pakuwon Jati (PWON) Resmikan Groundbreaking Pakuwon Mall Semarang

“HKI melihat tren ini akan terus berlanjut, terutama di sektor industri yang terkait rantai pasok global,” ungkap Akhmad, kepada KONTAN, Minggu (17/8). 

Adapun, sektor yang paling banyak mencari lahan di antaranya consumer soods, tekstil dan garmen, Elektronik & komponen, Industri kendaraan listrik (EV) & baterai, kimia & farmasi, Solar PV, Battery Storage, Pertambangan, Hilirisasi mineral, hingga semi Konduktor. 

Dia melanjutkan, meski ada kemungkinan Tiongkok menjadi salah satu pemain dominan, namun investor dari Jepang, Korea Selatan, Amerika, dan Eropa juga tetap masuk, sehingga portofolio investor di kawasan industri Indonesia tetap beragam. 

“Yang pasti saat ini memang yang dominan investor China, Tetapi ini masih dinamis dan akan banyak investor dari Taiwan, Jepang, Eropa, dan Amerika akan terus masuk ke Indonesia,” sambungnya. 

HKI melihat potensi ini akan terus berkembang. Namun di sisi lain, tantangannya juga tidak sedikit, terutama yang berkaitan dengan perizinan yang rumit di setiap kementerian terkait dan pemerintah daerah. 

Baca Juga: Prabowo Bakal Hapus Tantiem Direksi dan Komisaris BUMN, Berapa Besarannya?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×