kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.912   50,00   0,28%
  • IDX 5.668   -152,82   -2,63%
  • KOMPAS100 732   -20,49   -2,72%
  • LQ45 558   -14,62   -2,55%
  • ISSI 197   -4,63   -2,30%
  • IDX30 318   -7,71   -2,37%
  • IDXHIDIV20 392   -9,50   -2,37%
  • IDX80 83   -2,27   -2,66%
  • IDXV30 107   -1,92   -1,77%
  • IDXQ30 102   -2,53   -2,42%

Pertamina akan tambah pasokan elpiji 3 kg


Selasa, 24 Februari 2015 / 20:13 WIB
ILUSTRASI. Pejuang Taliban terlihat pada upacara pengibaran bendera Taliban di Kabul, Afghanistan, 31 Maret 2022. REUTERS/Ali Khara.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Dampak langkanya LPG 3 kilogram (Kg) di sejumlah daerah, pemerintah memanggil Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Dwi Soejtipto. Hari ini, Selasa (24/2) Dwi memang menghadap presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara dan juga wakilnya Jusuf Kalla (JK).

Bukan hanya langka, harga elpiji tabung melon itu juga melambung. Adapun, daerah yang mengalami kondisi itu contohnya adalah kota Depok. Dwi menjelaskan, ada beberapa hal yang menyebabkan gas LPG di sejumlah daerah langka.

Pertama, karena faktor distribusi yang terkendala, sehingga suplainya terkendala. Kedua, meningkatnya permintaan, akibat pengguna elpiji 12 kg yang berpindah ke 3 kg.

Nah, untuk mengantisipasinya Pertamina akan meninmgkatkan suplai elpiji  3 kg di sejumlah daerah. "Kalau ada informasi kekurangan pasokan, ya kita akan segera bereaksi untuk memenuhinya," ujar Dwi, Selasa (24/2) di kantor Wapres, Jakarta.

Bahkan, perintah menambah pasokan sudah disampaikan kepada jajaran Pertamina. Mengenai jumlah pasokan yang bakal ditambah, Dwi hanya menjawab diplomatis sesuai kebutuhan. 

Alasannya, Pertamina belum menghitung kebutuhan pastinya berapa. Namun, jika mengikuti road map Pertamina setiap tahunnya akan menambah jumlah pasokan dengan pertumbuhan antara 5%-6%.

Mengenai banyaknya masyarakat yang migrasi dari elpiji biru ke melon, Dwi mengakui sulit meredam hal tersebut. Bahkan, Ia menganggap ahl tersebut sesuatu hal yang wajar. Dengan catatan, kebutuhan masyarakat miskin masih bisa terpenuhi.

Sementara, Menteri Koordinator (Menko) bidang perekonomian Sofyan Djalil menyangkal ada masalah suplai. Tetapi ia akan memastikan penglolaan distribusi elpiji 3 kg akan kembali diperbaiki.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×