kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.650.000   17.000   0,65%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Pertamina Ancam Ambil Alih SPBU Nakal


Kamis, 22 Juli 2010 / 16:17 WIB


Reporter: Gentur Putro Jati |



JAKARTA. PT Pertamina (Persero) meminta seluruh pengusaha SPBU untuk tidak melakukan pengoplosan bahan bakar minyak (BBM) yang dijualnya.

Vice President Pemasaran BBM Ritel Pertamina Denni Wisnuwardani mengancam, jika diketahui BBM yang dijual SPBU tidak murni lagi alias dicampur maka perseroan akan mengambil alih operasi SPBU tersebut.

"Kalau dulu dikenal pemutusan hubungan usaha (PHU). Sekarang diganti dengan diambil alih operasinya oleh Pertamina," kata Denni, Kamis (22/7).

Bahkan, si pengoplos menurutnya bisa mendapat sanksi lebih berat karena masuk ranah pidana dengan melanggar Undang-Undang tentang Migas.

"Makanya sekarang kami terus melakukan uji laboratorium atas sampling BBM tersebut. Mulai dari depot, mobil tangki, dan di SPBU. Sejauh ini sudah 14 SPBU kami cek sejak isu premium Pertamina dianggap tidak bagus," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×