kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.883   -52,00   -0,29%
  • IDX 5.839   -57,18   -0,97%
  • KOMPAS100 757   -7,86   -1,03%
  • LQ45 577   -6,86   -1,18%
  • ISSI 202   -0,82   -0,40%
  • IDX30 327   -3,92   -1,18%
  • IDXHIDIV20 403   -4,85   -1,19%
  • IDX80 86   -0,89   -1,02%
  • IDXV30 109   -0,80   -0,73%
  • IDXQ30 105   -1,27   -1,19%

Pertamina bakal mengebor 44 sumur pasca alih kelola Blok Rokan


Rabu, 10 Juni 2020 / 20:38 WIB
ILUSTRASI. VP Supply Export Operation PT. Pertamina (Persero), Agus Witjaksono (depan) dan rombongan meninggalkan terminal seusai meninjau proses lifting perdana minyak mentah (crude oil) di Terminal Oil Wharf No.1 Pelabuhan PT. CPI di Dumai, Riau, Selasa (15/1/2019


Reporter: Filemon Agung | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina mengungkapkan bakal mengebor 44 sumur pasca alih kelola Blok Rokan pada Agustus 2021 mendatang.

VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menjelaskan, lewat jumlah tersebut dan penambahan pengeboran secara bertahap, Pertamina bakal berkontribusi sekitar 60% untuk produksi migas nasional di 2021.

"Pertamina menyadari kondisi objektif WK Rokan yang sudah mature sehingga berkomitmen untuk menahan laju penurunan produksinya," ungkap Fajriyah kepada Kontan.co.id, Rabu (10/6).

Baca Juga: SKK Migas: Pertamina bakal mengelola Blok Rokan sesuai rencana kerja semula

Ia melanjutkan, keseriusan Pertamina tercermin lewat pendirian PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), anak perusahaan hulu yang akan mengelola WK Rokan pada 2021 nanti.

Demi mendukung target pengeboran, saat ini Pertamina tengah melakukan sejumlah persiapan seperti pengadaan logistik, rig dan crew untuk memastikan PHR dapat langsung melakukan pengeboran segera setelah proses alih kelola selesai pada Agustus 2021.

Fajriyah melanjutkan, tak hanya pengeboran sumur baru. Pertamina juga bakal melakukan optimasi pengembangan lapangan-lapangan produksi, antara lain melalui kegiatan Primary, Secondary (waterflood), maupun Tertiary Recovery (steam flood dan chemical enhanced oil recovery alias EOR).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×