kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.889   19,00   0,11%
  • IDX 8.948   63,58   0,72%
  • KOMPAS100 1.240   13,93   1,14%
  • LQ45 879   12,32   1,42%
  • ISSI 327   2,65   0,82%
  • IDX30 449   8,13   1,84%
  • IDXHIDIV20 531   10,57   2,03%
  • IDX80 138   1,59   1,17%
  • IDXV30 147   2,50   1,73%
  • IDXQ30 144   2,26   1,60%

Pertamina berpeluang besar kelola Blok Mahakam


Rabu, 19 Juni 2013 / 08:55 WIB
Pertamina berpeluang besar kelola Blok Mahakam
ILUSTRASI. Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kiri) berbincang dengan Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan saat menghadiri rapat terbatas terkait evaluasi PPKM di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (3/1/2022).


Reporter: Mimi Silvia | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Kontrak karya perusahaan minyak gas dan bumi (migas) asal Perancis, Total E & P Indonesie di Blok Mahakam, Kalimantan Timur, memang baru akan berakhir pada tahun 2017 mendatang.

Meski begitu, pemerintah sudah menyalakan lampu hijau kepada Pertamina sebagai BUMN migas nasional untuk menggantikan posisi Total di Blok Mahakam.

"Tahun 2017 kontrak Total harus dikembalikan ke pemerintah, dan saat itu baru ditunjuk pengelola Blok Mahakam selanjutnya," kata Edi Hermantoro, Direktur Hulu Minyak dan Gas Bumi Ditjen Migas Departemen Energi.  

Menurut Edi, saat ini banyak kontraktor migas tertarik mengelola Blok Mahakam. Hanya saja, dia bilang, kesempatan terbesar dimiliki oleh Pertamina. "Pertamina punya kesempatan besar karena juga meningkatkan basis ekonomi negara," kata dia.

Namun, Edi mengingatkan, siapa pun kontraktor yang akan mengelola blok Mahakam, harus serius mampu melakukan investasi secara berkelanjutan. “Jangan sampai investasi hanya selama 1-2 tahun. Itu bisa menimbulkan gangguan produksi, yang pada akhirnya akan merugikan negara," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×