kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Pertamina Enggan Renegosiasi Pengiriman BBM Via Kereta Api Ketel


Minggu, 11 Juli 2010 / 17:13 WIB
Pertamina Enggan Renegosiasi Pengiriman BBM Via Kereta Api Ketel


Reporter: Gentur Putro Jati |

JAKARTA. PT Pertamina (Persero) memberi sinyal bakal enggan melakukan renegosiasi pengiriman Bahan Bakar Minyak (BBM) menggunakan kereta api ketel atau rail tank wagon (RTW) dari stasiun Rewulu, Bantul menuju Madiun dan Cepu.

Manajer Media Massa Pertamina Wianda Pusponegoro menjelaskan, dikuranginya volume pengiriman BBM via RTW karena dua faktor. Pertama, Pertamina sudah tidak lagi mengirim minyak tanah bersubsidi dari Depot Rewulu menuju Jawa Tengah dan Jogjakarta karena program konversi ke elpiji.

"Kedua, pengiriman ke Cepu sudah tidak ada karena depot sudah ditutup dan suplai dialihkan dari Terminal Transit Utama (TTU) Tuban. Jadi kerugian PTKA tidak bisa serta merta menjadi tanggung jawab Pertamina," kata Wianda.

Menurutnya, perseroan hanya ingin mencari jalur distribusi yang paling efisien untuk menyuplai BBM ke wilayah seluruh wilayah Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×