kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Pertamina Hulu Energi dan Petronas Rampungkan Kesepakatan FOA Blok Bobara


Senin, 27 Oktober 2025 / 12:01 WIB
Pertamina Hulu Energi dan Petronas Rampungkan Kesepakatan FOA Blok Bobara
ILUSTRASI. Pertamina Hulu Energi PHE melalui afiliasinya, Pertamina Hulu Energi Bobara, menandatangani perjanjian Farm-Out Agreement (FOA) untuk Kontrak Bagi Hasil (PSC) Blok Bobara bersama Petronas


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Hulu Energi (PHE) melalui afiliasinya, PT Pertamina Hulu Energi Bobara, resmi menandatangani perjanjian Farm-Out Agreement (FOA) untuk Kontrak Bagi Hasil (PSC) Blok Bobara bersama Petroliam Nasional Berhad (Petronas), melalui afiliasinya Petronas E&P Bobara Sdn. Bhd.

Penandatanganan FOA tersebut dilakukan bertepatan dengan penyelenggaraan KTT ASEAN Summit ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu (26/10).

Dalam kerja sama ini, PHE akan memegang 24,5% participating interest di Blok Bobara bersama Petronas dan TotalEnergies. Wilayah kerja tersebut berada di perairan laut dalam (ultra-deepwater) Papua Barat, Indonesia Timur.

Baca Juga: Pertamina Hulu Energi Catatkan Produksi Migas 1,04 Juta Barel hingga Agustus 2025

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menyebut penandatanganan FOA PSC Bobara menjadi simbol kemitraan strategis antara Indonesia dan Malaysia di sektor energi.

“Seremoni hari ini bukan sekadar tonggak kontraktual, tetapi merupakan wujud nyata dari kemitraan energi Malaysia–Indonesia, sinergi kapabilitas yang saling melengkapi, serta tanggung jawab bersama kita dalam memperkuat ketahanan energi kawasan dan mendorong pembangunan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (27/10/2025).

Simon juga menyampaikan harapan agar Pertamina mendapat dukungan untuk memperluas bisnis di Malaysia, termasuk peluang menjadi operator di wilayah kerja Malaysia Balingian PSC dan proyek lain yang dikelola Petronas.

Sementara itu, Direktur Utama PHE Awang Lazuardi menegaskan kolaborasi di Blok Bobara mencerminkan sinergi kuat antara Pertamina, Petronas, dan TotalEnergies dalam mengembangkan potensi migas baru.

“PSC Bobara selaras dengan fokus strategis PHE dalam mengeksplorasi dan mengembangkan peluang baru di area frontier,” kata Awang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×