kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -8.000   -0,30%
  • USD/IDR 18.135   100,00   0,55%
  • IDX 5.912   39,07   0,67%
  • KOMPAS100 769   5,82   0,76%
  • LQ45 587   4,49   0,77%
  • ISSI 203   0,67   0,33%
  • IDX30 333   2,19   0,66%
  • IDXHIDIV20 411   0,93   0,23%
  • IDX80 88   0,82   0,94%
  • IDXV30 111   0,16   0,14%
  • IDXQ30 107   0,26   0,24%

Pertamina Hulu Energi OSES Mulai Implementasi CEOR Offshore Pertama di Indonesia


Kamis, 09 Juli 2026 / 17:45 WIB
Pertamina Hulu Energi OSES Mulai Implementasi CEOR Offshore Pertama di Indonesia
ILUSTRASI. PT Pertamina Hulu Energi OSES (PHE OSES) memulai implementasi Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) di Lapangan Offshore Rama. (Dok. PT Pertamina (Persero)/PT Pertamina (Persero))


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Hulu Energi OSES (PHE OSES) memulai implementasi Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) di Lapangan Offshore Rama, Wilayah Kerja Southeast Sumatra (WK SES). Seremoni injeksi pertama polimer telah berlangsung pada Rabu (8/7/2026).

Sebelum memasuki tahap implementasi, proyek ini telah melalui rangkaian kajian dan evaluasi komprehensif, yang mencakup studi subsurface, analisis laboratorium, desain engineering dan operasional offshore, serta kajian keekonomian dan manajemen risiko.

CEOR berbasis polimer ini juga telah melalui proses assessment dan review yang melibatkan para ahli EOR di lingkungan SKK Migas dan Pertamina. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan implementasi dari aspek teknis, operasional, maupun keselamatan.

Baca Juga: PLN Siap Jadi Offtaker Beli Listrik dari PSEL Bali dengan Potensi Kapasitas 30 MW

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengungkapkan bahwa CEOR di Lapangan Rama tidak hanya inovasi yang berorientasi pada peningkatan produksi. Tetapi juga menjadi sarana untuk memperoleh data operasional, pembelajaran teknis, serta validasi kinerja teknologi sebagai landasan pengembangan implementasi CEOR secara full field pada masa mendatang. 

Dalam pelaksanaannya, teknologi polymer flooding diterapkan dengan menginjeksikan larutan polimer ke dalam reservoir untuk meningkatkan sweep efficiency, sehingga minyak yang sebelumnya sulit diproduksikan dapat terdorong menuju sumur produksi secara lebih optimal. Metode ini merupakan salah satu teknologi EOR untuk meningkatkan recovery factor tahap lanjut pada lapangan-lapangan minyak yang telah memasuki fase mature.

“Lapangan mature bukan aset yang selesai, namun membutuhkan inovasi dan pendekatan baru. Melalui CEOR, kita sedang memberikan “terapi” baru bagi reservoir, memperpanjang usia produktifnya, dan membuktikan bahwa aset-aset puluhan tahun masih mampu berkontribusi besar bagi ketahanan energi nasional,” kata Simon melalui rilis yang disiarkan pada Kamis (9/7/2026).

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menerangkan bahwa injeksi perdana polimer yang dilakukan PHE OSES di Lapangan Rama merupakan inovasi CEOR offshore pertama di Indonesia. Momen ini menandai tonggak penting dalam penerapan teknologi EOR untuk mengoptimalkan produksi minyak dari lapangan migas lepas pantai yang telah memasuki fase mature. 

Baca Juga: B50 Resmi Meluncur, Pemerintah Targetkan Impor Solar Berakhir

"Kami berharap CEOR mampu memberikan hasil recovery factor yang baik, dan berdampak pada meningkatnya lifting minyak nasional,” kata Djoko.

PHE OSES menargetkan manfaat penuh dari proyek ini dapat direalisasikan hingga tahun 2030. Implementasi CEOR ini diharapkan menjadi referensi bagi pengembangan teknologi EOR dan membuka peluang penerapan teknologi chemical EOR di lapangan-lapangan lepas pantai lainnya di Indonesia, sehingga mendukung peningkatan produksi migas nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×