Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Kinerja industri otomotif yang membaik sepanjang semester I 2026 dinilai ditopang oleh meningkatnya aktivitas ekonomi, mobilitas masyarakat, serta semakin beragamnya pilihan produk yang ditawarkan produsen.
Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) Fransiscus Soerjopranoto mengatakan, tren positif tersebut juga tercermin pada penjualan Hyundai di sejumlah segmen kendaraan.
"Kami melihat pertumbuhan penjualan mobil pada semester I-2026 didorong oleh membaiknya aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat, serta semakin beragamnya pilihan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen," ujar Fransiscus kepada Kontan, Kamis (9/7/2026).
Baca Juga: Produsen Elektronik Tak Otomatis Raih Untung dari Cuaca Panas pada Semester II-2026
Ia menyebut beberapa model Hyundai berhasil mencatatkan kinerja positif di segmennya masing-masing. Palisade memimpin segmen SUV E-F dengan pangsa pasar terbesar. Sementara Kona EV menjadi model Hyundai dengan pertumbuhan tercepat di segmen battery electric vehicle (BEV). Adapun Stargazer menempati posisi kedua dalam pertumbuhan penjualan di segmen MPV B dengan kenaikan 10,8% secara tahunan.
Memasuki semester II 2026, Hyundai memandang peluang pasar masih terbuka meski sejumlah tantangan tetap membayangi industri otomotif.
Menurut Fransiscus, dinamika suku bunga, pergerakan nilai tukar rupiah, serta daya beli masyarakat masih menjadi faktor yang perlu dicermati pelaku industri.
Meski demikian, Hyundai tetap optimistis pasar otomotif domestik mampu mempertahankan tren pertumbuhan hingga akhir tahun.
"Dengan kebutuhan mobilitas yang tetap tinggi dan inovasi produk yang terus dihadirkan oleh para pelaku industri, kami optimistis pasar otomotif Indonesia dapat mempertahankan momentum positif hingga akhir tahun," katanya.
Baca Juga: Bertemu Duta Besar Lebanon Untuk RI, Mentan Dorong Eksor Kelapa dan CPO ke Lebanon
Sebelumnya, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penjualan mobil nasional kembali meningkat pada Juni 2026.
Secara wholesales atau distribusi dari pabrik ke diler, penjualan mencapai 77.550 unit pada Juni 2026, naik 12% dibandingkan Mei 2026 yang sebanyak 69.219 unit. Secara tahunan, wholesales juga tumbuh 32,9% dibandingkan Juni 2025 yang mencapai 58.363 unit.
Sementara itu, penjualan ritel meningkat menjadi 74.507 unit pada Juni 2026 atau naik 3,6% dibandingkan bulan sebelumnya. Secara tahunan, retail sales juga tumbuh 19,6%.
Secara kumulatif sepanjang Januari–Juni 2026, penjualan wholesales mencapai 436.564 unit atau meningkat 15,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Adapun penjualan ritel tercatat 433.848 unit atau naik 10,5% secara tahunan, mencerminkan permintaan kendaraan domestik yang masih terjaga hingga pertengahan tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














