kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pertamina ingin produksi baterai lithium di Indonesia


Jumat, 30 November 2018 / 13:09 WIB
Pertamina ingin produksi baterai lithium di Indonesia
ILUSTRASI. Pertamina Green Energy Station


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina (Persero) siap menjadi pioneer dalam memproduksi baterai lithium di Indonesia. Untuk mencapai hal ini, Pertamina akan memaksimalkan penggunaan bahan baku dari dalam negeri. Kebutuhan energi yang semakin besar mendorong terciptanya alternatif energi di masa depan. Salah satunya adalah energi listrik yang salah satunya digunakan untuk kendaraan listrik.

Tak ketinggalan, Pertamina juga telah masuk dalam pengembangan listrik tersebut. Perusahaan plat merah ini tengah mempersiapkan diri, salah satunya melalui pengembangan sistem penyimpanan energi (storage system).

SVP Research and Technology Center Pertamina, Herutama Trikoranto mengatakan, Pertamina akan secara agresif melakukan inisiasi pengembangan baterai khususnya untuk kendaraan bermotor. “Ini bertujuan untuk mendukung renewable energy sebagai sumber energi utama,” kata Heru pada Kamis (29/11).

Pertamina sebagai perusahaan energi telah melakukan persiapan dan bertransformasi untuk menjalankan bisnis energi yang baru ini. Saat ini Pertamina bekerja sama dengan sejumlah lembaga riset untuk menjawab tantangan industri baterai salah satunya pada peningkatan kapasitas battery lithium ion dan peningkatan aspek keamanannya.

“Pertamina juga telah menyampaikan komitmennya untuk mengembangkan battery energy storage, dan punya keinginan untuk menjalin strategic partner yang bisa menginisiasi bisnis ini di Indonesia,” kata Heru.

Adapun rencananya, Pertamina telah menyiapkan pilot project Green Energy Station, atau stasiun pengisian baterai umum yang akan melayani masyarakat. Tak hanya di green energy station, pada perkembangannya outlet retail Pertamina juga bisa melayani pengisian bahan baterai. “Pertamina akan menjadi garda terdepan untuk bisa melayani masyarakat. Nantinya akan lebih banyak lagi tempat masyarakat untuk bisa charging baterai sepeda motor,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×