kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.537.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Pertamina klaim megaproyek kilang minyak bisa serap ratusan ribu tenaga kerja


Rabu, 10 Juni 2020 / 12:52 WIB
ILUSTRASI. Salah satu proyek Refinery Development Master Project (RDMP)


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah meyakini kelanjutan pembangunan megaproyek Refinary Development Master Plan (RDMP) dan Grass Roof Refinery (GRR) yang jadi Proyek Strategis Nasional (PSN) bisa berdampak luas terhadap perekonomian negara. Salah satunya berupa penyediaan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) Djoko Siswanto mengungkapkan, pembangunan kilang ke depan akan menyerap sekitar 15.000 tenaga kerja per proyek dengan berbagai kualifikasi.

Selain lapangan kerja, sambungnya, hal yang paling penting dari pembangunan kilang adalah aspek ketahanan energi yang dijadikan sebagai dasar modal pembangunan sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: DEN: Program kilang Pertamina penting untuk ketahanan energi dan ketergantungan impor

"Mudah-mudahan juga akan menambah pertumbuhan ekonomi kita sesuai dengan Kebijakan Energi Nasional sebagai modal pembangunan," ungkap Djoko dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan.co.id Rabu (10/6).

Lebih lanjut, Vice President Human Capital Management Downstream PT Pertamina Karantina Marhaeni mengatakan, kebutuhan tenaga kerja dalam megaproyek pembangunan kilang terbilang cukup besar. Terhitung hingga Mei 2020, realisasi serapan tenaga kerja pada fase konstruksi di RDMP Balikpapan hingga 5.113 orang, RDMP Cilacap 300 orang dan GRR Tuban 300 orang.

"Seiring berjalannya waktu, secara keseluruhan serapan tenaga kerja mencapai 110 sampai 150 ribu karena masing-masing proyek menyerap antara 11 sampai 15 ribu tenaga kerja pada saat puncak," jelas Karan.




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×