kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.027.000   167.000   5,84%
  • USD/IDR 16.805   20,00   0,12%
  • IDX 7.923   -406,88   -4,88%
  • KOMPAS100 1.108   -57,53   -4,94%
  • LQ45 806   -27,29   -3,27%
  • ISSI 278   -19,24   -6,46%
  • IDX30 421   -8,88   -2,07%
  • IDXHIDIV20 505   -4,36   -0,85%
  • IDX80 123   -5,79   -4,48%
  • IDXV30 135   -3,57   -2,57%
  • IDXQ30 137   -1,44   -1,04%

Pertamina NRE Kuasai 20% Saham CREC Perusahaan EBT Asal Filipina


Senin, 02 Februari 2026 / 19:00 WIB
Pertamina NRE Kuasai 20% Saham CREC Perusahaan EBT Asal Filipina
ILUSTRASI. PLTGU Jawa-1 Pertamina NRE (Dok/Pertamina NRE)


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) resmi tercatat sebagai pemegang 20% saham Citicore Renewable Energy Corp. (CREC), emiten energi baru dan terbarukan (EBT) Filipina. Kepemilikan tersebut telah dibukukan di Philippine Stock Exchange (PSE) pada 13 Januari 2026.

Pertamina NRE menuntaskan akuisisi saham CREC pada Juni 2025 dengan nilai investasi sekitar US$120 juta melalui penandatanganan Share Subscription Agreement di Jakarta. Aksi korporasi ini menjadi langkah strategis Pertamina NRE untuk memperkuat portofolio bisnis energi terbarukan di kawasan Asia Tenggara.

Pjs. Corporate Secretary Pertamina NRE Rika Gresia Wahyudi mengungkapkan, inisiatif ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam meningkatkan kapasitas terpasang EBT.

Baca Juga: Diskon Mobil Listrik Februari 2026, Ioniq 5 hingga Wuling Beri Potongan Rp 60 Juta

“Dengan menjadi pemegang saham di emiten EBT terkemuka di Filipina, Pertamina NRE bangga dapat berkontribusi dalam pengembangan sektor EBT tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kawasan Asia Tenggara. Investasi ini menegaskan komitmen kami untuk memperkuat kolaborasi regional dan mendorong percepatan transisi energi di ASEAN,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (2/02/2026).

CEO & President CREC Oliver Y. Tan menilai kemitraan dengan Pertamina NRE akan memperkuat sinergi keahlian dan pengalaman kedua perusahaan di sektor EBT. Kolaborasi ini diharapkan mendorong percepatan transisi energi di Filipina dan Indonesia, sekaligus mendukung pengembangan energi bersih di kawasan ASEAN.

CREC saat ini memiliki portofolio proyek pembangkit listrik tenaga surya dengan kapasitas terpasang bruto 596 MWp per Desember 2025. Perusahaan menargetkan kapasitas terpasang mencapai 5 GW pada 2029. Kemitraan dengan Pertamina NRE membuka peluang kolaborasi pengembangan proyek EBT lintas negara, termasuk peningkatan keahlian teknis dan transfer teknologi.

Direktur CREC Eri Reksoprodjo yang mewakili Pertamina NRE menambahkan, selain potensi imbal hasil finansial, kemitraan ini diharapkan memperkuat pembelajaran dan kolaborasi bisnis yang saling menguntungkan, serta meningkatkan kinerja portofolio pembangkit listrik tenaga surya di Indonesia.

Baca Juga: Anindya Bakrie: Kadin Dukung Upaya Jaga Pasar Modal Tetap Stabil dan Kredibel

Selanjutnya: IHSG Terkoreksi Dalam, Investasi Reksadana Saham Dinilai Menarik untuk Jangka Panjang

Menarik Dibaca: Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (3/2), Hujan Sangat Deras Guyur Provinsi Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×