kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.780   -87,00   -0,49%
  • IDX 6.472   78,20   1,22%
  • KOMPAS100 838   12,71   1,54%
  • LQ45 636   8,25   1,31%
  • ISSI 228   3,10   1,38%
  • IDX30 354   3,37   0,96%
  • IDXHIDIV20 430   2,79   0,65%
  • IDX80 96   1,41   1,49%
  • IDXV30 120   0,40   0,34%
  • IDXQ30 112   0,93   0,84%

Bidik Kinerja Positif, IMPC Optimistis Prospek Industri Bahan Bangunan Plastik


Senin, 02 Februari 2026 / 12:34 WIB
Bidik Kinerja Positif, IMPC Optimistis Prospek Industri Bahan Bangunan Plastik
ILUSTRASI. Permintaan domestik yang kuat menopang pertumbuhan Impack Pratama Industri (IMPC) di 2026.


Reporter: Leni Wandira | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) memandang prospek industri bahan bangunan plastik pada tahun ini masih berada di jalur positif seiring kuatnya permintaan pasar domestik.

IMPC menilai segmen ritel, khususnya produk atap uPVC, masih menjadi penopang utama pertumbuhan penjualan.

Direktur Utama IMPC Haryanto Tjiptodihardjo mengatakan, di tengah persaingan yang semakin kompetitif, perusahaan berfokus mempertahankan pangsa pasar sekaligus menjaga posisi di segmen atap polikarbonat yang hingga kini masih menunjukkan pertumbuhan sehat.

“Permintaan domestik masih cukup kuat, terutama di segmen ritel. Kami berupaya menjaga posisi pasar, baik di produk uPVC maupun polikarbonat,” ujarnya kepada Kontan, Senin (2/2/2026).

Baca Juga: Cetak Rekor, Delta Giri (DGWG) Ungkap Volume Penjualan Pupuk - Pestisida pada 2025

Meski demikian, IMPC mencermati sejumlah tantangan yang berpotensi memengaruhi kinerja industri, di antaranya fluktuasi harga bahan baku yang dipengaruhi dinamika geopolitik global serta pergerakan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing. Kedua faktor tersebut dinilai dapat berdampak langsung pada struktur biaya produksi.

Dari sisi pasar luar negeri, perseroan melihat peluang pertumbuhan ekspor masih terbuka. IMPC tengah menjajaki sejumlah negara tujuan baru setelah sebelumnya mengekspor produk atap Alderon ke Qatar dan memperoleh respons pasar yang dinilai positif. Langkah ini diharapkan dapat memperluas kontribusi penjualan internasional terhadap total pendapatan perseroan.

"Perseroan optimistis dapat mengembangkan penjualan ekspor dengan memanfaatkan peluang di pasar internasional melalui penjajakan negara tujuan baru. Sebelumnya, IMPC telah melakukan ekspor produk atap Alderon ke Qatar dan sejauh ini memperoleh respons yang positif dari pasar," imbuhnya.

Untuk strategi ekspansi, IMPC pada tahun ini memilih fokus pada penguatan kapasitas dan optimalisasi operasional ketimbang pembangunan pabrik baru.

IMPC telah melakukan penambahan mesin produksi untuk lini produk Alderon guna meningkatkan kapasitas secara bertahap dan menyesuaikan permintaan pasar.

 

Sementara itu, terkait alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun 2026, IMPC menyebut angka final masih dalam tahap penyusunan dan akan diumumkan secara resmi dalam agenda public expose tahunan mendatang. 

"Terkait alokasi belanja modal/capex tahun 2026, Perseroan saat ini masih dalam tahap finalisasi dan akan disampaikan secara resmi pada public expose tahunan mendatang," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×