kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.078   43,00   0,24%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

Pertamina Tak Jual Avtur Kualitas Rendah


Minggu, 18 April 2010 / 23:56 WIB


Reporter: Gentur Putro Jati |

JAKARTA. Juru Bicara Pertamina Basuki Trikora Putra membantah bahwa perseroan menjual avtur yang berkualitas rendah. Menurutnya, spesifikasi avtur yang dijual Pertamina selalu memenuhi standar 991/91 yang diterbitkan IATA.

"Maskapai pengguna avtur kami juga selalu melakukan audit atas kualitas avtur sebelum membelinya. Saat terakhir mengisi avtur di Surabaya, pesawat Cathay itu hanya mengisi 30 ton. Padahal, jumlah avtur minimum untuk bisa terbang Surabaya-Hongkong minimal 70 ton. Artinya cadangan 40 juta ton yang masih ada di pesawat itu yang bermasalah, bukan dari avtur kami," tegas Basuki.

Ia menambahkan, selama ini Cathay tidak pernah berkontrak langsung dengan Pertamina untuk keperluan avturnya, melainkan berkontrak dengan World Fuel Services (WFS). "Kami menyediakan keperluan Cathay berdasarkan permintaan WFS. Cathay tidak berkontrak langsung dengan kami," kata Basuki.

Asal tahu saja, Cathay Pacific Airways Ltd memutuskan untuk menghentikan pembelian avtur dari PT Pertamina (Persero) cabang Bandara Juanda, Surabaya. Investigasi yang dilakukan teknisi maskapai asal Hongkong itu menemukan indikasi bahwa kualitas bahan bakar pesawat yang jelek dari Bandara Juanda mengakibatkan Airbus A330 yang terbang dari sana mengalami kerusakan mesin saat mendarat di bandara Hongkong.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×