kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pertamina tanggung impor BBM subsidi tambahan


Kamis, 04 Desember 2014 / 17:56 WIB
ILUSTRASI. 5 Makanan yang Ternyata Bisa Membuat Kulit Kusam, Apa Saja?


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Pemerintah akan membebankan biaya penambahan kuota impor BBM subsidi kepada PT Pertamina. Dengan begitu maka besarnya impor yang akan dilakukan untuk menutup kekurangan kuota BBM bersubsidi itu harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan pertamina.

Menteri keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, Pertamina dipersilahkan menambah kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi hingga akhir tahun ini. Sebab konsumsi BBM bersubsidi sampai akhir tahun ini diperkirakan akan lebih dari kuota yang ditetapkan yaitu sebesar 46 juta kilo liter.

Untuk menutupi kebutuhan BBM bersubsidi sampai akhir tahun, Pertamina akan mengimpor BBM tambahan dan dijual dengan harga BBM bersubsidi. "Kesimpulannya kemarin, Pertamina memastikan menjual BBM dengan harga subsidi sampai akhir tahun," ujar Bambang, Kamis (4/12) di Istana Negara.

Bambang secara tegas menjelaskan pemerintah tidak akan terlibat dalam aksi korporasi yang dilakukan Pertamina tersebut. Termasuk juga tidak akan mengganti biaya impor BBM, makanya harus disesuaikan dengan kemampuan finansial Pertamina.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×