kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   4.000   0,16%
  • USD/IDR 18.034   74,00   0,41%
  • IDX 5.185   -678,68   -11,57%
  • KOMPAS100 658   -103,29   -13,57%
  • LQ45 509   -81,53   -13,82%
  • ISSI 179   -22,02   -10,93%
  • IDX30 284   -45,14   -13,73%
  • IDXHIDIV20 366   -56,36   -13,33%
  • IDX80 75   -11,86   -13,59%
  • IDXV30 102   -13,53   -11,68%
  • IDXQ30 93   -14,99   -13,88%

Perumnas Gandeng Paramount Bangun 14.000 Rumah


Jumat, 16 Oktober 2026 / 22:21 WIB
Perumnas Gandeng Paramount Bangun 14.000 Rumah
ILUSTRASI. Perumahan bersubsidi milik Perumnas di Dramaga, Cibungbulang, Bogor, Jawa Barat (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Nina Dwiantika

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Perum Perumnas menggandeng PT Paramount Enterprise International untuk mengembangkan lebih dari 14.000 unit rumah tapak di tiga lokasi proyek strategis. Kerja sama ini menjadi salah satu langkah Perumnas mengoptimalkan aset lahan sekaligus mendukung target pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintah.

Kedua perusahaan menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada Kamis (15/10/2026). Kerja sama tersebut mencakup penjajakan pengembangan kawasan hunian di Maros, Parayasa, dan Maja, dengan total luas lahan lebih dari 200 hektare.

Dalam kerja sama ini, Perumnas dan Paramount akan mengkaji sejumlah skema pengembangan, termasuk melalui Kerja Sama Operasional (KSO). Skema tersebut diharapkan dapat membuka peluang investasi swasta untuk mempercepat pembangunan hunian di atas lahan milik Perumnas.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perum Perumnas Imelda Alini Pohan mengatakan, keterlibatan mitra swasta menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengoptimalkan aset sekaligus meningkatkan kapasitas pengembangan perumahan.

"Perumnas memiliki portofolio lahan strategis di berbagai wilayah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan," ujar Imelda dalam keterangannya, Jumat (16/10/2026).

Menurut Imelda, kerja sama dengan mitra yang memiliki pengalaman, jaringan bisnis, dan kemampuan investasi diharapkan dapat mempercepat pemanfaatan lahan menjadi kawasan hunian yang produktif.

Baca Juga: Sejahteraraya Anugrahjaya (SRAJ) Pacu Pengembangan Rumah Sakit hingga 2027

Langkah ekspansi ini sejalan dengan penetapan 14 lokasi proyek Perumnas sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2026.

Secara keseluruhan, proyek tersebut mencakup lahan seluas sekitar 1.700 hektare dengan potensi pembangunan mencapai 127.000 unit hunian. Pengembangannya meliputi kawasan perumahan skala besar, hunian berbasis transportasi massal atau Transit-Oriented Development (TOD), apartemen perkotaan, hingga revitalisasi kawasan permukiman.

Perumnas menilai pemanfaatan lahan di kawasan strategis dapat menekan kebutuhan pembangunan infrastruktur baru karena sebagian lokasi telah memiliki akses transportasi dan fasilitas pendukung.

Meski menggandeng investor swasta, Perumnas menyatakan akan tetap mempertahankan penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam pengembangan kawasannya.

Kerja sama dengan Paramount saat ini masih berada pada tahap penjajakan. Karena itu, realisasi pembangunan lebih dari 14.000 unit rumah tersebut masih bergantung pada kesepakatan skema kerja sama dan tindak lanjut pengembangan proyek oleh kedua perusahaan.

Kedepan, Perumnas akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, investor, mitra strategis dan berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk bersama-sama mengembangkan lahan-lahan strategis Perumnas. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat pengembangan aset, meningkatkan kapasitas penyediaan hunian rakyat, serta mendukung terciptanya kawasan hunian yang berkelanjutan.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Perumnas untuk menjaga keseimbangan antara mandat mengembangkan hunian rakyat dan keberlanjutan bisnis, dengan tetap menempatkan penyediaan hunian bagi MBR.

Baca Juga: Produsen Elektronik Membidik Peluang Pasar Rumah Pintar di Jawa Timur

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×