kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.757   18,00   0,10%
  • IDX 6.206   44,30   0,72%
  • KOMPAS100 820   7,74   0,95%
  • LQ45 631   10,77   1,74%
  • ISSI 218   -0,22   -0,10%
  • IDX30 360   5,73   1,62%
  • IDXHIDIV20 447   9,71   2,22%
  • IDX80 95   0,97   1,04%
  • IDXV30 123   1,72   1,42%
  • IDXQ30 117   2,17   1,90%

Perusahaan Gas Negara (PGAS): PLN hemat Rp 1,92 triliun lewat gasifikasi pembangkit


Senin, 10 Februari 2020 / 16:01 WIB
ILUSTRASI. Petugas PGN memberikan sosialiasi pemakaian jargas ke salah satu warga Pasuruan, Jawa Timur (17/10/2019).


Reporter: Filemon Agung | Editor: Noverius Laoli

Tahap kedua meliputi penyaluran gas 33 bbtud untuk cluster Sulawesi dan cluster Maluku dengan kapasitas pembangkit sebesar 278 MW. Tahapan ini tengah dalam kajian tahap awal.

Terakhir, tahap ketiga meliputi cluster Maluku Utara dan cluster Papua Selatan untuk penyaluran gas sebesar 19 bbtud dengan total kapasitas pembangkit 240 MW.

Baca Juga: Skenario terburuk prospek saham Perusahaan Gas Negara (PGAS)

Kontan.co.id mencatat, Dalam alih energi ini, perusahaan setrum plat merah itu mengestimasikan investasi sekitar Rp 22 triliun.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo. Ia menyebut, angka pasti dan skema pembiayaan dari investasi tersebut tengah dibahas bersama PT Pertamina (Persero) selaku mitra PLN dalam proses gasifikasi ini.

"Sekitar itu (Rp 22 triliun), ini kerjasama dengan Pertamina yang akan membangun infrastruktur. Setelah itu ada kebutuhan pengembalian (investasi), ada demand dari PLN yang akan beli gas sehingga pengembaliannya lebih smooth," kata dia, Kamis (6/2).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×