kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.826   -2,00   -0,01%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Peserta Inacraft Keluhkan Booth yang Tak Sesuai Harapan


Rabu, 21 April 2010 / 23:12 WIB
Peserta Inacraft Keluhkan Booth yang Tak Sesuai Harapan


Reporter: Asnil Bambani Amri |

JAKARTA. Verga, salah satu peserta pameran Inacraft 2010 yang menyewa booth untuk furniturnya mengaku kemeriahan tahun ini menyusut. “Kalau tahun lalu kedatangan Presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) membawa pengusaha dan duta besar, sekarang tidak kelihatan,” kata Verga.

Menurut dia, tamu presiden biasanya tidak hanya membebek presiden, tetapi juga belanja. SBY memang tidak hadir dalam pembukaan pameran yang diklaim sebagai pameran terbesar di Indonesia dan diselenggarakan di Jakarta Convention Center ini. Beliau hanya membuka pameran tersebut melalui teleconference dari Istana Tampak Siring Bali.

Kekecewaan itu bukan hanya soal ketidakhadiran presiden. Dari informasi yang diperoleh KONTAN, beberapa peserta pameran juga mengeluhkan soal kondisi booth yang tidak sesuai dengan harapan mereka, termasuk lampu penerangan dan dekorasinya.

Ketua Panitia Inacraft 2010 Rudy Lengkong membantah soal keluhan tentang kemeriahan tersebut. “Siapa bilang? Sekarang ini lebih baik dibanding tahun sebelumnya,” jelas Rudy yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi).

Menurut dia, panitia telah mengundang pembeli dari 60 negara, di antaranya Jepang, Thailand, Australia, dan Uni Emirat Arab, Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Bahkan, Rudy yakin tiga negara yang disebut terakhir tersebut akan menjadi pembeli terbesar di pameran ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×